24 Tahun Menanti, Guru Honorer di Jabar Akhirnya Terima Gaji Mengajar

Kampartrapost.com – Mantan guru honorer di SMPN 1 Cikelet yang sempat ditahan karena membakar sekolah tempat ia mengajar akhirnya mendapat gaji sebesar Rp. 6 juta setelah puluhan tahun tidak dibayarkan.

Bayaran itu diberikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Ade Manadin menyampaikan hal tersebut pada Senin (31/1/2022).

“Sekarang kami akan mengganti honor Rp.6 juta. Mudah-mudahan ini bisa memberikan manfaat,” ujar Ade, dilansir dari ANTARA.

Dinas Pendidikan Garut juga bertanggung jawab atas kasus yang menimpa mantan pengajar dengan nama Munir Alamsyah (53) itu.

Munir sendiri adalah guru honorer yang mengajar mata pelajaran fisika di SMP 1 Cikelet sejak tahun 1996 hingga 1998.

Baca juga: Sakit Hati Tidak Diajak Kerja, Pria di Bekasi Nekat Bunuh Teman Sendiri

Ia disebut sebagai guru yang baik dengan memiliki kecerdasan serta kebanggan tersendiri.

Disdik Garut berharap bantuan honor yang seharusnya sudah didapat Munir sejak puluhan tahun lalu itu dapat menjadi obat luka atas dirinya.

Sempat ditahan oleh pihak kepolisian, Munir akhirnya dibebaskan oleh Kepolisian Resor Garut setelah melalui pertimbangan yang matang.

Di usianya yang sudah setengah abad lebih, Munir akhirnya bisa merasakan upah hasil mengajarnya sejak lama, yang nantinya dapat digunakan untuk beragam keperluan baik untuk diri sendiri ataupun keluarga.

Setelah mengetahui kejadian yang dialami Munir, Disdik Garut mengimbau kepala sekolah untuk peka terhadap lingkungan, seperti memperhatikan bawahan yaitu guru.

Baca juga: Diduga Korban Tabrak Lari, Polisi Selidiki Kasus Tewasnya Pesepeda di Jakarta Selatan

Tak boleh ada kesenjangan dalan instansi pendidikan karena semuanya adalah sama. Seluruh elemen sekolah harus dijunjung tinggi agar semuanya merasa dihormati.

Kejadian yang menimpa Munir diharap tidak kembali terulang, karena setiap guru harus mendapatkan haknya setelah berdedikasi dalam mengajar anak bangsa.

Apresiasi kepada guru juga dapat ditingkatkan, agar seluruh tenaga pengajar lebih bersemangat dan merasa dihargai selama melaksanakan tugasnya.

Berita Direkomendasikan

1 KOMENTAR

Komentar ditutup.

Berita Terpopuler