Global Statistics

All countries
646,050,297
Confirmed
Updated on 27 November 2022 9:48 AM
All countries
623,080,456
Recovered
Updated on 27 November 2022 9:48 AM
All countries
6,636,034
Deaths
Updated on 27 November 2022 9:48 AM
Minggu, November 27, 2022

Akhir 2021: Presiden Turki Mengatakan Akan Memiliki Vaksin Covid Sendiri

- Advertisement -

TURKI, KAMPARTRAPOST.COM –  Mobilisasi vaksin di Turki akan terjadi pada Juni 2021. Recep Tayyib Erdogan menyampaikan hal tersebut selaku presiden Turki pada Kamis (03/06).

Pada Senin (31/05/2021) yang lalu, Turki mulai melonggarkan beberapa peraturan seperti:
  1. Turki memberlakukan kembali jam kerja malam mulai 22.00 hingga 05.00 pagi
  2. Kafe dan restoran selain hari Minggu mulai melayani secara langsung pada jam 07.00 hingga 21.00. Khusus untuk hari Minggu hanya menerima take-away.
  3. Asalkan menerapkan protokol kesehatan upacara pernikahan baik diluar maupun di dalam ruangan boleh dilaksanakan.
  4. Pemberlakuan pembelajaran tatap muka bagi siswa sekolah dasar
    dilaksanakan dua kali dalam seminggu yang dimulai 1 Juni mendatang. Sedangkan untuk sekolah menengah pertama diberlakukan mulai 7 Juni.
  5. Universitas akan mulai memberlakukan pembelajaran secara offline mulai 13 September mendatang.

Baca juga:

“Khusus untuk Pembelajaran tatap muka lima hari dalam seminggu akan segera dilanjutkan pada desa dan pemukiman penduduk yang memiliki angka rendah pada kematian maupun terdeteksi virus Covid-19,” kata Presiden Turki itu.

- Advertisement -

Turki sejauh ini telah mencatat 47.405 kematian akibat COVID-19, sementara lebih dari 5,1 juta orang telah pulih dari penyakit tersebut. Di negara itu terhitung sebanyak  5,2 juta kasus yang terkonfirmasi.

Baca juga:

- Advertisement -

Pada pertengahan Januari lalu Turki telah memberikan lebih dari 29,06 juta suntikan virus corona sejak meluncurkan kampanye vaksinasi massal. Berdasarkan angka resmi data vaksinasi kementerian kesehatan Turki, tercatat sebanyak 16,58 juta orang telah menerima vaksin pertama, dan  12,47 juta orang telah divaksinasi lengkap.

- Advertisement -

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkait