TURKI, KAMPARTRAPOST.COM – Mobilisasi vaksin di Turki akan terjadi pada Juni 2021. Recep Tayyib Erdogan menyampaikan hal tersebut selaku presiden Turki pada Kamis (03/06).
Pada Senin (31/05/2021) yang lalu, Turki mulai melonggarkan beberapa peraturan seperti:
- Turki memberlakukan kembali jam kerja malam mulai 22.00 hingga 05.00 pagi
- Kafe dan restoran selain hari Minggu mulai melayani secara langsung pada jam 07.00 hingga 21.00. Khusus untuk hari Minggu hanya menerima take-away.
- Asalkan menerapkan protokol kesehatan upacara pernikahan baik diluar maupun di dalam ruangan boleh dilaksanakan.
- Pemberlakuan pembelajaran tatap muka bagi siswa sekolah dasar
dilaksanakan dua kali dalam seminggu yang dimulai 1 Juni mendatang. Sedangkan untuk sekolah menengah pertama diberlakukan mulai 7 Juni. - Universitas akan mulai memberlakukan pembelajaran secara offline mulai 13 September mendatang.
Baca juga:
- Meneduhkan Harapan
- Diaspora Indonesia asal Riau di Turki dukung Palestina dan kecam Israel
- Dua Orang Tewas dan Lebih dari 20 Orang Terluka dalam Penembakan Brutal di Florida, Amerika Serikat
- Pakistan: Normalisasi dengan India akan ‘Mengkhianati’ Kashmir
“Khusus untuk Pembelajaran tatap muka lima hari dalam seminggu akan segera dilanjutkan pada desa dan pemukiman penduduk yang memiliki angka rendah pada kematian maupun terdeteksi virus Covid-19,” kata Presiden Turki itu.
Turki sejauh ini telah mencatat 47.405 kematian akibat COVID-19, sementara lebih dari 5,1 juta orang telah pulih dari penyakit tersebut. Di negara itu terhitung sebanyak 5,2 juta kasus yang terkonfirmasi.
Baca juga:
- Bongkar Peti Jenazah Pasien Covid-19, 2 Orang Terjangkit Virus Corona
- Merasa Ancaman Amerika Serikat semakin Besar, China Rencanakan Penambahan Senjata Nuklir Laut
- Kasus Positif Covid-19 Mencatat Rekor Baru, Malaysia akan Memberlakukan Lockdown Total Mulai 1-14 Juni
- Selain Untuk Kecantikan, Lidah Buaya Juga Efektif Menyembuhkan Luka
Pada pertengahan Januari lalu Turki telah memberikan lebih dari 29,06 juta suntikan virus corona sejak meluncurkan kampanye vaksinasi massal. Berdasarkan angka resmi data vaksinasi kementerian kesehatan Turki, tercatat sebanyak 16,58 juta orang telah menerima vaksin pertama, dan 12,47 juta orang telah divaksinasi lengkap.