Alasan Pegawai Mau Bekerja di Bawah Perusahaan Pinjol Ilegal PIK: Gaji Besar

Kampartrapost.com – Polda Metro Jaya menindak kantor pinjol (pinjaman online) yang berada di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara.

Beberapa karyawan didapati masih berada di dalam kantor saat pihak kepolisian melakukan penggerebekan. Para karyawan tampak masih mengurus pekerjaan mereka.

Dari hasil penyidikan, diketahui sebanyak 14 aplikasi pinjol dioperasikan oleh kantor di wilayah Jakarta Utara tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan pada Rabu (26/1/2022) mengungkapkan tim dari Subdit Siber Ditreskrimsus melakukan pengamanan pada kegiatan pinjol ilegal di daerah PIK tersebut pada pukul 19.05 WIB.

Polisi berhasil mengamankan sebanyak 99 orang yang satu diantaranya adalah manajer dan selebihnya merupakan karyawan.

Baca juga: Minta Dipindahkan, Ratusan Imigran Afghanistan Lakukan Unjuk Rasa di DPRD Riau

Saat dilakukan penindakan, para karyawan yang berada di dalam kantor hanya dapat diam dan menutup wajah mereka, dilansir dari INDOZONE.

Puluhan orang yang terlibat dalam bisnis ilegal tersebut akan dikirim ke Mapolda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Adapun peran dari masing-masing karyawan yang ada di perusahaan itu antara lain pengingat tanggal jatuh tempo, penagih utang, hingga pengancam.

Sebagian besar pegawai yang bekerja di sana didapati masih di bawah umur, yang salah satunya adalah Alfia (18).

Alfia mengaku baru satu hari bekerja di perusahaan pinjol. Ia sendiri tertarik bekerja karena diberi tahu tentang jumlah gaji yang besar.

Baca juga: Kenapa Timbul Asumsi Orang Pintar Susah Dapat Pasangan? Berikut Alasannya

“Baru satu hari (kerja), lihat gaji gede saja dan diajak teman,” ungkap Alfia.

Adapun jumlah gaji yang disebut akan diberikan adalah sebesar Rp. 3 juta per bulan.

Ada pula karyawan lain yang mengaku bekerja di sana karena menganggur akibat pandemi, sehingga perusahaan pinjol dijadikan pilihan buntu.

Perusahaan yang tak sesuai dengan badan hukum itu sendiri tidak memiliki syarat khusus untuk karyawan, sehingga dapat memikat banyak orang untuk mendaftar.

Berita Direkomendasikan

2 KOMENTAR

Komentar ditutup.

Berita Terpopuler