Anak Gagal Dalam Ujian? Ini Hal yang Harus Dihindari oleh Orang Tua

Kampartrapost.com – Kegagalan merupakan hal wajar yang dapat terjadi pada setiap manusia, tak terkecuali dalam segi nilai bagi pelajar.

Nilai ataupun gagal dalam tes masuk pada sebuah sekolah atau perguruan tinggi sering kali menyebabkan pelajar menjadi stress, terlebih tekanan yang didapat dari orang terdekat seperti orang tua.

Padahal jika dilihat dari kenyataan yang ada, nilai ataupun penerimaan pada sebuah lembaga bukanlah penentu utama bagi seseorang untuk mencapai kesuksesan.

Meski demikian, nilai dan tingkat kelulusan tetap memiliki peran penting, yang mana jika tidak didapat bisa disiasati dengan hal lain.

Sebagai unsur terdekat pada diri anak, berikut hal yang harus orang tua hindari ketika menemui anak gagal dalam ujian atau mengalami nilai anjlok:

Baca juga: Alasan Pegawai Mau Bekerja di Bawah Perusahaan Pinjol Ilegal PIK: Gaji Besar
  1. Jangan main tangan

Tak sedikit orang tua yang jika marah kepada anak langsung main tangan dengan melayangkan pukulan atau mencubit anak.

Padahal hal tersebut dapat berdampak pada mental anak, terlebih bagi mereka yang memiliki tingkat kekuatan mental rendah.

Jika orang tua melihat anak sedang terpuruk karena kegagalan yang dialami, maka orang tua dapat memberi semangat, bukannya melakukan tindakan gegabah seperti main tangan.

2. Jangan membanding-bandingkan anak

Setiap anak memiliki bakat dan potensi masing-masing, termasuk di bidang akdemis. Jika anak mengalami kegagalan dalam hal pendidikan, janganlah membandingkan diri anak dengan temannya yang mendapat kesuksesan yang tak dimilikinya.

Jangankan anak, bahkan orang dewasa pun tak akan senang jika dibanding-bandingkan dengan orang lain.

Baca juga: Minta Dipindahkan, Ratusan Imigran Afghanistan Lakukan Unjuk Rasa di DPRD Riau

Untuk itu anda harus membantu anak untuk menggali potensi dan bakatnya kembali jika ia mengalami kegagalan.

3. Jangan memberi label tertentu pada anak

Dikutip dari Parent Circle, ketika anak mengalami kegagalan hal yang harus dihindari untuk dilakukan orang tua adalah melabeli diri anak.

Tak ada anak yang ingin mendapatkan kegagalan, terlebih dalam bidang terdekat dalam kehidupannya seperti pendidikan.

Sebagai orang tua, anda tak boleh sekali-kali melabeli anak anda sebagai orang yang bodoh, tidak berguna, dan label buruk lainnya.

Hal itu dapat berdampak bagi tumbuh kembang anak untuk masa yang akan datang, dan kasus terburuk adalah anak menjadi pribadi yang minder.

4. Jangan mudah menyalahkan anak.

Ketika anak sudah rajin belajar namun tetap mengalami kegagalan, anda tidak boleh menyalahkan dirinya karena tidak meraih kesuksesan.

Anak sudah berusaha semaksimal mungkin namun tidak mendapat hasil sesuai yang diharap, maka anda harus tetap mendukung dan memberi pujian yang dapat meningkatkan rasa percaya diri anak.

Itu dia beberapa hal yang harus dihindari orang tua ketika anak mengalami kegagalan, terutama dalam bidang akademis. Semoga Sobat Kampartra yang sudah dan akan menjadi orang tua dapat menerapkan hal tersebut kepada anak masing-masing, ya!

Berita Direkomendasikan

2 KOMENTAR

Komentar ditutup.

Berita Terpopuler