Atap SD di Riau Raib Dicuri, Kapolsek Taksir Kerugian Sebesar Rp.3 Juta

Kampartrapots.com – Kemalangan dialami oleh SD 005 Siak Hulu, Kampar, Riau. Atap gedung di sekolah dasar itu ditemukan raib oleh salah satu guru pada Sabtu (5/2/2022) pagi.

Kasus kehilangan tersebut diketahui dari laporan seorang guru dengan nama Ali Akbar. Saat tiba di sekolah, ia mendapati atap seng satu ruangan di lokasi sudah dalam keadaan terbongkar.

Hal itu disampaikan oleh Kapolsek Siak Hulu Kompol Rusyandi Zuhri Siregar pada Senin (7/2/2022) sore.

Lebih lanjut, ia membenarkan peristiwa yang menimpa sekolah di Kampar tersebut. Zuhri mengatakan saat ini petugas sedang menjalankan penyelidikan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, jumlah atap seng yang hilang diperkirakan sekitar 30 lembar.

Baca juga: Warga Lokal Berhasil Bebaskan Buaya Legend yang Terjebak dalam Ban di Palu

Adapun kerugian dari peristiwa kehilangan benda tersebut ditaksir sebesar Rp. 3 juta.

“Kerugian sekitar Rp. 3 juta. Untuk olah TKP sudah dilakukan,” ujar Zuhri, dilansir dari Riau Aktual.

Pihak berwajib tengah melakukan penanganan untuk mengusut kasus pencurian yang tak lazim dilakukan oleh orang pada umumnya itu.

Atap yang hilang dari sekolah tak hanya menyebabkan kerugian materi, namun juga kerugian dalam proses belajar mengajar.

Diketahui bahwa selama proses penyelidikan dari pihak kepolisian berlangsung, guru dan para peserta didik melakukan pembelajaran di ruang kelas lain.

Baca juga: Dalam Perancangan, Bappenas Sebut 80 Persen Lahan IKN untuk Hutan Kota

Kasus kehilangan tak wajar bukan kali ini saja terjadi di Riau. Pada pemberitaan sebelumnya, didapati pelaku pencurian menggambil pagar pada rumah salah satu warga.

Pencurian barang yang kerap terjadi di Riau beberapa waktu ke belakang membuat pihak kepolisian bekerja lebih ekstra, terutama dalam menemukan kepala dari pelaku tindak kriminal tersebut.

Tak hanya pengamanan dari pihak berwajib saja, dari warga sendiri juga dapat segera melapor jika menemukan tindak pencurian.

Tindak kriminal seperti pencurian harus diproses dengan tegas, terutama dalam hal penjatuhan hukum pada pelaku. Dengan hukum yang berat, dihaap kejadian serupa tidak terjadi kembali.

 

 

Berita Direkomendasikan

1 KOMENTAR

Komentar ditutup.

Berita Terpopuler