Global Statistics

All countries
650,126,734
Confirmed
Updated on 5 December 2022 2:31 PM
All countries
608,195,021
Recovered
Updated on 5 December 2022 2:31 PM
All countries
6,646,993
Deaths
Updated on 5 December 2022 2:31 PM
Senin, Desember 5, 2022

Bakal Telan Bumi, Bagaimana Jika Matahari Mencapai Batas Umurnya?

- Advertisement -

Kampartrapost.com – Menurut para ahli, saat ini usia matahari telah mencapai 4,6 miliar tahun. Mereka memprediksi matahari akan mati sekitar 10 miliar tahun lagi.

Mengutip CNN, sebuah penelitian yang terbit di jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society, beberapa ahli yang tergabung dalam tim astronom telah menghitung bagaimana Matahari berevolusi selama 5 miliar tahun ke depan dan telah kehabisan energi hidrogen.

Mereka menyebut, jika dalam waktu sekitar 5 miliar tahun, Matahari akan membengkak dan berubah menjadi bola api merah.

Baca juga: Microsoft Sebut Iran Dalang Dibalik Peretas Pertahanan Amerika dan Israel
- Advertisement -

Inti matahari diperkirakan akan menyusut akan tetapi lapisan luarnya akan semakin membesar mencapai orbit Mars hingga bisa menelan bumi dalam prosesnya.

Para ahli menyebut, bintang akan mati ketika ia kehabisan hidrogen. Begitupun dengan matahari yang termasuk kategori bintang ini, ia akan kehabisan hidrogen pada masanya. Para ahli memprediksi Matahari akan menjadi nebula atau letupan gas dan debu cahaya yang akan mengisi ruang angkasa.

- Advertisement -

Jadi, tanpa adanya hidrogen, inti matahari tersebut akan berkontraksi. Bersamaan dengan itu, gaya gravitasi akan mengambil alih inti Matahari. Akibatnya, matahari akan membengkak menjadi kumparan besar merah dan mati.

Baca juga: Apa Itu COP26? Mengapa Penting dalam Perangi Perubahan Iklim?

Saat ini, matahari butuh tumbuh dua kali. Jika pertumbuhan itu terwujud, maka matahari akan terselamatkan untuk 5 miliar tahun ke depan.

- Advertisement -

Akan tetapi, menurut para ahli, jika matahari mati , mereka memprediksi bahwa manusia sudah tidak ada di bumi lagi.

Mengutip CNN Indonesia, hal ini karena manusia hanya memiliki sisa untuk bertahan hidup selama 1 miliar tahun.

Setiap 1 miliar tahun, kecerahan matahari akan terus meningkat sekitar 10 persen dan inilah yang membuat bumi sudah tak layak huni.

Baca juga: Bali kembali dibuka bagi turis asing saat kasus Covid di Indonesia terus menurun, sejauh mana kesiapannya?

Peningkatan kecerahan ini akan mengakhir kehidupan di bumi secara bertahap. Lautan akan terus menguap dan permukaan bumi nantinya akan terlalu panas untuk membentuk air.

Namun, beberapa astronom berpendapat punahnya matahari ini akan membuat kehidupan baru di sekitar Matahari seperti Merkurius, Venus, Mars dan Bumi.

Kepunahan matahari ini juga mengingatkan kehidupan manusia di bumi akan datangnya kiamat. Selain itu, penelitian ini juga berguna pada pencarian kehidupan di planet lain.

- Advertisement -

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkait