Global Statistics

All countries
648,945,685
Confirmed
Updated on 2 December 2022 11:56 PM
All countries
624,956,877
Recovered
Updated on 2 December 2022 11:56 PM
All countries
6,643,660
Deaths
Updated on 2 December 2022 11:56 PM
Sabtu, Desember 3, 2022

Berdirinya Republik Turkiye Goyce-Zangezur : Republik Turkiye menjadi yang Pertama Mengakui serta Bagaimana Sikap Indonesia Kedepannya ?

- Advertisement -

Kampartrapost.com –Republik Turkiye Goyce-Zangezur, yang terletak di tepi barat Azerbaijan, baru saja mendeklarasikan kemerdekaannya pada 15 September 2022. Negara ini meliputi wilayah antara Armenia dan Nakhchivan hingga ke wilayah dalam Azerbaijan. Negara ini mulai menggaungkan namanya ke dunia internasional, khususnya ke negara-negara Turkic.

Kunjungi Instagram Kampartrapost

MISI MENYATUKAN NEGARA-NEGARA TURKIC

Dari deklarasi kemerdekaan tersebut, Republik Turkiye keluar sebagai negara pertama yang mengakui kemerdekaan Republik Turkiye Goyce Zangezur. Hal ini menguatkan misi Republik Turkiye untuk menyatukan negara-negara Turkic yang berlokasi di dataran Anatolia hingga Asia Tengah.

- Advertisement -

Berdirinya Republik Turkiye Goyce-Zangezur : Republik Turkiye menjadi yang Pertama Mengakui serta Bagaimana Sikap Indonesia Kedepannya ?

PEMBUKAAN KONSULAT DI ANKARA

Buah dari pengakuan kemerdekaan yang diberikan oleh Republik Turkiye kepada Republik Turkiye Goyce-Zangezur adalah dibukanya kantor perwakilan dari republik baru tersebut di Bestepe, Ankara, Turkiye. Rizvan Talibov yang merupakan presiden pertama Republik Turkiye Goyce-Zangezur menyatakan rasa bahagianya kepada publik atas dideklarasikannya kemerdekaan tersebut. Ia juga membawa kembali slogan “Bir Millet, İki Devlet” (Satu bangsa, 2 negara).

- Advertisement -

“Saya sangat senang atas nama bangsa dan negara saya bahwa Republik Turkiye Goyce-Zangezur membuka kantor perwakilan pertamanya di Ankara, ibu kota Republik Turkiye. Kita satu bangsa, dua negara.” tutur presiden pertama Republik Turkiye Goyce-Zangezur, Rizvan Talibov.

PERJUANGAN 100 TAHUN LAMANYA 

Di tengah-tengah pembukaan kantor perwakilan Republik Turkiye Goyce-Zangezur, Rizvan Talibov menyatakan kemerdekaan ini adalah buah dari perjuangan rekan-rekannya yang memiliki semangat juang tanpa henti untuk “membebaskan” tanah yang telah ditawan selama 100 tahun lamanya semenjak 1918.

- Advertisement -

“Ini adalah (buah) dari 40 tahun persiapan. Sekali lagi, setelah perang 44 hari, dengan rekan-rekan kami yang memiliki semangat juang, dengan prajurit kita yang heroic yang memiliki semangat perjuangan, tanah yang telah ditawan di tanah Ottoman selama 100 tahun sejak 1918, dan belati itu tertancap di hati kami. Inilah bagian gelap dari sejarah dan kami telah menghapuskannya dan (kami) tak akan pernah (membiarkannya) Kembali lagi.”.

BAGAIMANA SIKAP INDONESIA KEDEPANNYA ?

Melihat bagaimana sikap Indonesia kedepannya, rasanya sudah jelas bahwa Indonesia tidak akan mengakui independensi dari Republik Turkiye Goyce-Zangezur. Penulis melihat fenomena serupa yang terjadi di negara Siprus Utara, dimana negara tersebut hanya diakui oleh Republik Turkiye setelah Turki menginvansi Siprus bagian utara pada tahun 1974 dan PBB menyatakan posisi negara Siprus Utara sebagai bagian dari Siprus. Kedepannya, Republik Turkiye Goyce-Zangezur akan menjadi kepanjangan tangan Republik Turkiye dalam upaya mempersatukan negara-negara Turkic yang tersebar di Asia Minor (Anadolu atau Anatolia) hingga ke Asia Tengah.

- Advertisement -

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkait