Besok! WNI dapat Menyaksikan Fenomena Konjungsi Multiplanet

Kampartrapost.com – Fenomena planet sejajar atau Konjungsi Multiplanet dapat dilihat seluruh masyarakat Indonesia di berbagai daerah pada  24 Juni 2022. Peristiwa yang hanya terjadi 18 tahun sekali itu dapat disaksikan langsung tanpa bantuan teleskop.

Lima planet yang akan berderet sejajar pada fenomena tersebut adalah planet Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, serta Saturnus.

Bulan sendiri juga akan muncul di antara kelima planet itu, sebagai petunjuk dimana posisi planet Bumi berada.

Masyarakat sendiri sudah bisa melihat fenomena Konjungsi Multiplanet pada hari ini, yaitu Kamis (23/6/2022). Namun untuk lebih jelasnya, dapat disaksikan mulai besok.

Bagi warga yang ingin menyaksikan fenomena Konjungsi Multiplanet, diminta untuk berada di posisi yang tinggi dan terbebas dari hambatan seperti pohon serta polusi udara.

BACA JUGA: Tak Terima Adiknya Dikeroyok, Pria Bacok Warga di Jaktim

Terkait waktu terjadinya, masyarakat dapat bersiap melihat parade planet sejajar itu pada waktu subuh, sebelum matahari terbit.

Kapan terjadinya pun sesuai dengan waktu setempat dimana masyarakat berada, seperti yang disampaikan Peneliti Pusat Sains Antariksa Lapan, Andi Pangerang.

“Kan waktu subuh masing-masing wilayah itu berbeda-beda, sesuai dengan lintang geografis dan bujur geografis suatu kota. Jadi disesuaikan kurang lebih ya sekitar jam setengah 5 sampai jam setengah 6,” ungkap Andi.

Tak hanya kelima planet yang sudah disebutkan tadi, planet Uranus sebetulnya juga termasuk dalam jejeran fenomena.

Namun untuk melihat planet Uranus sendiri, masyarakat yang penasaran harus menggunakan bantuan teleskop dengan ukuran lensa minimal sebesar 10 cm.

BACA JUGA: Keroyok Korban hingga Buta, Polisi Ringkus Komplotan Geng Motor di Pekanbaru

Andi menambahkan, pada wilayah dengan kondisi langit cukup redup tanpa polusi cahaya, planet satu itu sebetulnya dapat disaksikan langsung.

Sebelumnya, peristiwa berjejernya 5 planet di tata surya atau fenomena Konjungsi Multiplanet terjadi pada tahun 2004, dan akan terjadi kembali pada tahun 2041 mendatang.

Berita Direkomendasikan

Berita Terpopuler