Biadab! Politikus Denmark Bakar Al-Qur’an

Denmark, Kampartrapost.com – Politikus asal Denmark yang memimpin partai sayap kanan, Rasmas Paludan bakar Al-Qur’an.

Aksi pembakaran Al-Qur’an itu terjadi pada Kamis (14/4) waktu setempat seperti dikutip dari Anadolu Angency, Sabtu (16/4).

Vaksin Lansia

- Advertisement -

Rasmus Paludan membakar Al-Qur’an di daerah berpenduduk Muslim di Swedia di bawah perlindungan polisi.

BACA JUGA: Duet dengan Taqy Malik, Suara Remaja Pekanbaru ini Mirip Imam Masjidil Haram
- Advertisement -

Pelaku membakar kitab suci umat muslim itu dengan didampingi polisi dan membawa Al-Qur’an ke ruang publik lalu membakarnya.

Namun. polisi hanya membiarkan saja aksi rasisme itu.

Aksi itu mendapat protes dari sekitar 200 demontsran yang mendesak polisi agar tidak membiarkan pelaku rasis itu melakukan aksi bodohnya.

Seorang politisi asal Turki Mikail Yuksel yang berasal dari partai berbeda di Swedia mengatakan provokasi Islamofobia itu terus berlanjut di kota-kota di seluruh Swedia.

Vaksin Lansia

Lebih lanjut kata Yuksel, Paludan sengaja melakukan aksinya di lingkungan yang padat dengan penduduk Muslim dan berdekatan dengan masjid.

Itu semua ia lakukan untuk melancarkan provokasinya.

Vaksin Lansia

“Di Swedia, yang membela hak asasi manusia, kebebasan beragama dan hati nurani dengan nada tertinggi.”

BACA JUGA: Pasar Bawah Ninik Mamak Sepi Pembeli, Para Pedagang Minggat

“Al-Qur’an dibakar di lingkungan Muslim di bawah perlindungan polisi,” kata Yuksel.

Yuksel juga menambahkan bahwa polisi memberitahu kepada umat islam agar menggunakan akal sehatnya karena kitab suci mereka dibakar tepat di depan mata mereka.

Diketahui Rasmus Paludan merupakan seorang yang lahir di Denmark dari keluarga Swedia-Denmark pada 2 Januari 1982.

Tahun 2020 hingga kini ia resmi menjadi kewarnegaraan Swedia.

Berita Direkomendasikan

Berita Terpopuler