Global Statistics

All countries
649,812,950
Confirmed
Updated on 4 December 2022 11:16 AM
All countries
624,830,792
Recovered
Updated on 4 December 2022 11:16 AM
All countries
6,646,108
Deaths
Updated on 4 December 2022 11:16 AM
Minggu, Desember 4, 2022

Bye BBM! BMW Siap Larang Mobil Berbahan Bakar Fosil Pada 2030

- Advertisement -

Jerman, Kampartrapost.com- BMW Jerman bakal siap larang mobil yang masih menggunakan bahan bakar fosil (internal combustion engine ICE) mulai tahun 2030.

Chief Executive Officer, Oliver Zipse pada Selasa menanggapi akan larangan ini dengan melakukan penawaran terhadap kendaraan listrik.

Bye BBM! BMW Siap Larang Mobil Berbahan Bakar Fosil Pada 2030
CEO baru BMW Jerman Oliver Zipse, di Frankfurt Motor Show (IAA) 2019 di Frankfurt, Jerman. 10 September 2019. REUTERS/Wolfgang Rattay
Baca juga: Saingi Facebook dan Twitter, Google Kembangkan Fitur ‘Big Moments’

Uni Eropa telah menetapkan larangan terhadap mobil berbahan bakar fosil mulai tahun 2035 sebagai bagian dari tindakan yang lebih luas untuk memerangi pemanasan global.

- Advertisement -

“Kami akan siap melarang ICE. Jika suatu wilayah, kota, negara mendapat ide untuk melarang ICE, kami memiliki penawaran mobil listrik,” kata Zipse pada konferensi di kota Nuertingen, dekat Stuttgart.

Baca juga: Bakal Telan Bumi, Bagaimana Jika Matahari Mencapai Batas Umurnya?
blue BMW coupe parked on the road during daytime
blue BMW (Unsplash/Zan)

Tidak seperti saingan termasuk Volkswagen dan General Motors yang sudah menetapkan tanggal akhir produksi mereka terhadap kendaraan yang masih menggunakan ICE.

- Advertisement -

BMW sampai saat ini belum menetapkan tanggal akhir untuk produksi kendaraan ICE.

Namun, mereka mengatakan jika mereka mengharapkan 50 persen keuntungan dari penjualan mobil listrik secara global pada tahun 2030.

Baca juga: Belasan anjing di Vietnam dibunuh pihak berwenang karena dikhawatirkan tertular Covid, pemiliknya menangis – ‘Aku tak bisa melindung anak-anakku’
- Advertisement -

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkait