Dua Minggu Menjabat, Duta Besar Jerman di China Meninggal

China, Kampartrapost.comDuta besar Jerman di China, Jan Hecker meninggal dunia setelah kurang dari dua minggu menjabat kedubes untuk China.

Hecker, 54, merupakan mantan penasihat kebijakan luar negeri Kanselir Angela Merkel. Ia mulai menjabat sebagai duta besar Jerman untuk china pada 24 Agustus bulan lalu. Kedutaan Beijing mengatakan penyebab kematian Hacker masih belum dapat dikonfirmasi.

“Saya berduka atas meninggalnya seorang penasihat yang sangat dihormati, yang sudah lama berdiri dengan kemanusiaan yang mendalam dan keahlian profesional yang luar biasa,” tulis Merkel. Ia mengungkapkan keterkejutannya atas berita itu dalam komentar yang di Twitter oleh juru bicaranya.

Di ibukota China, juru bicara kementerian luar negeri Wang Wenbin juga menyampaikan belasungkawa atas kematian duta Besar Jerman untuk China.

Baca juga: Berlebihan Dukung Idol, 22 Fansite K-Pop Dicekal Pemerintah China
Dua Minggu Menjabat, Duta Besar Jerman di China Meninggal
Duta besar Jerman untuk China, Jan Hecker meninggal. – welt.de

“Kami terkejut mengetahui tentang kematian mendadak Duta Besar Hecker. Karena ia telah bekerja secara aktif untuk mempromosikan hubungan China-Jerman sejak menduduki jabatannya,” katanya pada konferensi pers reguler.

Wang Webin mengatakan jika China akan memberikan bantuan kepada keluarga Hacker dan kedutaan.

Melansir Reuters, Hecker tampak bahagia dan baik-baik saja ketika dia menjadi pembawa acara tentang seniman Jerman Joseph Beuys di Beijing pada Jumat lalu.

Baca juga: Rasis! Facebook Sebut Pria Berkulit Hitam Sebagai Primata

Bendera Jerman dan Uni Eropa berkibar setengah tiang pada hari Senin di kedutaan di Beijing.

Kematian duta besar Jerman, Hecker yang tiba-tiba ini tentunya mengejutkan banyak pihak. Ia baru saja pemerinah tunjuk untuk menjadi perwakilan Jerman di China. Akan tetapi, penyebab kematiannya masih terlibat dalam penyelidikan. Meskipun begitu, banyak pejabat yang mengatakan bela sungkawanya atas kematian Hacker.
Hecker tiba di China pada 1 Agustus lalu. Setelah kedatangannya ia menghabiskan waktu dua minggu untuk karantina sebagai upaya pencegahan virus corona.
Baca juga: Taliban tuding membunuh polisi wanita yang sedang hamil

Berita Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terpopuler