Global Statistics

All countries
648,937,689
Confirmed
Updated on 2 December 2022 10:55 PM
All countries
624,952,395
Recovered
Updated on 2 December 2022 10:55 PM
All countries
6,643,650
Deaths
Updated on 2 December 2022 10:55 PM
Sabtu, Desember 3, 2022

Duka Tragedi Kanjuruhan, Alfiansyah jadi Yatim Piatu di Usia 11 Tahun

- Advertisement -

Kampartrapost.com – Tragedi pilu yang terjadi di Stadion Kanjuruhan menyisakan duka bagi ratusan orang tua di Indonesia, baik bagi yang harus kehilangan buah hatinya maupun yang menyaksikan berita anak-anak yang harus gugur dalam kerusuhan di acara sepak bola itu.

Tak hanya orang tua, seorang anak usia 11 tahun harus menerima kenyataan bahwa kedua orang tuanya meninggal dunia dalam kericuhan tersebut.

Anak itu adalah Alfiansyah. Ia kehilangan kedua orang tuanya, yaitu Yulianto (40) dan Devi Ratna (30).

- Advertisement -

Keduanya meninggal akibat sesak nafas, lantaran di dalam stadion aparat menembakkan gas air mata.

Tembakan menyebabkan penonton menjadi panik hingga berdesakan satu sama lain untuk menghindari gas air mata.

- Advertisement -

Kunjungi Juga Instagram Kampartrapost

Ayah dan ibu Alfiansyah menjadi korban meninggal bersama ratusan korban lainnya.

- Advertisement -

Pertandingan Arema melawan Persebaya tersebut merupakan momen terkhir Alfiansyah dapat menghabiskan waktu bersama kedua orang tuanya.

Selain bersama kedua orang tuanya, paman Alfiansyah yaitu Doni (43) juga turut menonton pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Pada saat kejadian, Doni bersama Alfiansyah dan anaknya berhasil menyelamatkan diri dari kerumunan ricuh di lokasi.

Alfiansyah yang kini yatim piatu rencananya akan dirawat oleh keluarga Doni hingga ia menamatkan pendidikan SD.

BACA JUGA: BPJS Kesehatan Tidak Layani Semua Jenis Penyakit Peserta

“Kini Alfiansyah yatim piatu, dan rencananya akan tinggal bersama kami hingga lulus SD,” ujar Doni, dalam keterangan pers yang diterima Republika.co.id, Senin (3/10/2022).

Di sisi lain, dikabarkan bahwa Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur Kholid Abdillah menyampaikan bahwa pihaknya akan membantu Alfiansyah.

Dompet Dhuafa berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan Alfiansyah hingga ia dewasa nanti.

Sebelumnya, Dompet Dhuafa juga mengirim tim untuk membantu penanganan pasca kericuhan di Stadion pada Minggu (2/1/2022).

Tim membawa ambulans, bertugas dalam pendataan informasi korban meninggal, serta membuka pos di rumah sakit dan pusat informasi setempat.

BACA JUGA: Pelihara Anggrek, Mantan Pencuci Piring di Jatim Sukses jadi Miliader

Kericuhan yang memakan ratusan korban jiwa di Stadion Kanjuruhan memberikan luka mendalam tak hanya bagi masyarakat Indonesia, namun juga dunia.

Mulai dari warga hingga tokoh sepak bola dunia turut membagikan rasa belasungkawa atas kejadian yang menggores duka pada keluarga korban yang ditinggalkan.

- Advertisement -

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkait