Elon Musk Mengakui “akan banyak orang yang akan mati” Dalam Misi Menuju Mars Pertama

INTERNASIONAL, KAMPARTRAPOST.COM – Prediksi dari seorang miliarder teknologi terkenal Elon Musk menyakini bahwa akan terjadi beberapa kecelakaan ketika perusahaannya mengirim manusia dalam misi menjelajahi planet merah tersebut.

“sejujurnya, beberapa orang kemungkinan akan mati pada awal-awak” ungkap bos SpaceX tersebut dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan pendiri XPrize, Peter Diamandis.

“Itu berbahaya. Rasanya tidak nyaman. Ini adalah perjalanan yang Panjang. Anda mungkin tidak, anda tahu, kembali hidup-hidup. Tapi itu petualangan luar biasa, dan itu akan menjadi pengalaman yang luar biasa” katanya dalam sebuah wawancara yang disiarkan di YouTube baru-baru ini.

Baca juga:

“Dan namamu akan tercatat dalam sejarah,” respon Diamandis.

“ya, tapi kamu mungkin mati” balas Musk. “dan itu akan menjadi hal yang tidak nyaman, dan mungkin anda tidak akan bias menikmati semua hal enak ini, anda tahu. Ini adalah perjalanan yang sulit dan berbahaya dimana anda mungkin tidak akan dapat kembali hidup-hidup, tetapi ini adalah petualangan yang mulia. Kedengarannya menarik. Mars adalah tempatnya. Itu iklannya. Itu iklan untuk Mars.”

Musk menekankan bahwa tidak semua orang bisa pergi melainkan orang yang menjadi relawanlah yang dapat pergi dalam pemberangkatan pertama.

Dilansir dari CNBC, Musk menyakini ia mampu “dengan penuh percaya diri” bahwa perusahaannya akan mengirim manusia ke Mars pada tahun 2026.

Dia memperkirakan akan mampu mengantarkan 1 juta orang ke Mars pada tahun 2050, yang dikatakannya pada tahun lalu.

Baca juga:

Helikopter ingenuity NASA yang berhasil membuat sejarah pada minggu lalu menjadi sebuah langkah kecil bagi rencana perjalanan menuju ke Planet Mars.

Musk pun menekankan “kita harus menjadi spesies multi-planet” untuk “kelangsungan hidup umat manusia dan kehidupan seperti yang kita kenal”

Berita Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terpopuler