Harga Telur Melambung Rp.31.000/kg, Pedagang Mengeluh ini Penyebabnya

Kampartra Post – Harga telur terpantau mencapai Rp 31.000/kg di sejumlah pasar di Jakarta Selatan.

Kenaikan ini membuat para pedagang sulit mendapatkan keuntungan lebih.

Pada Selasa (20/2/2024), Dua pasar yang terletak di Jakarta Selatan juga mengalami lonjakan harga telur.

Menurut sejumlah pedagang, harga telur meroket selama sepekan terakhir ini.

Pedagang pertama adalah Sigit (50). Di Pasar Kebayoran Lama, ia mengaku menjual telur di angka Rp 30.000/kg.

Klik untuk mengikuti Instagram KampartrapostĀ 

Menurutnya kenaikan harga telur terjadi selama satu pekan terakhir dan naiknya dari agen telur langsung.

Pedagang kedua yakni Dedi (46) di Pasar Santa, justru menjual telur lebih mahal. Ia menjual telur dengan harga Rp 31.000/kg.

Dedi menjelaskan menjual telur lebih mahal karena setiap agen menjual telur dengan harga berbeda-beda.

Di agennya mengatakan membeli telur dengan harga modal Rp 28.000/kg.

Sebelumnya harga telur dalam beberapa pekan terakhir dengan kisaran awal Rp 25.000/kg.

Menurut Ketua Asosiasi Peternak Layer Nasional (PLN) Musbar Mesdi kenaikan harga pada telur ayam saat ini bukan karena naiknya konstelasi politik Pemilu 2024 tapi dikarenakan kurangnya kepekaan pemerintah terhadap kondisi industri peternakan.

Musbar memaparkan biaya produksi di hulu atau di tingkat peternak saat ini tengah mengalami kenaikan, yang mana harga pakan jadi dari pabrik sudah naik tiga kali selama satu bulan ini.

“Harga pakan saat ini tercatat berada di posisi Rp 8.000 an per kg, harga Jagung lokal harganya masih mendekati Rp 9.000 an per kg,” jelasnya.

Di sisi lain, stok jagung nasional mengalami kelangkaan disebabkan dampak dari El Nino.

Selain itu kualitas benih yang kurang bagus, dan juga masa panen raya jagung yang diprediksi baru akan panen pada Mei-Juni 2024 mendatang.

Sementara itu Pusat Statistik pun sudah memprediksi melambungnya harga telur.

Menurut Direktur Statistik Harga BPS, Windhiarso Putranto kenaikan harga telur ayam ras pada Februari 2024 ada potensi akan menyumbang inflasi pada Februari 2024 ini.

Berita Terkait