Hina Bali, Sandiaga Uno Tanggapi Pernyataan Senator Australia

Kampartrapost.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menanggapi pernyataan Senator Australia Pauline Hanson, yang menyebutkan Bali adalah daerah dengan kotoran sapi yang bertebaran dimana-mana.

Tak hanya itu, Pauline juga menuturkan orang-orang yang ada di Bali berjalan di atas kotoran sapi hingga mengenai pakaian yang dikenakan.

Dengan pakaian kotor itu, wisatawan dikatakan membawa kotoran yang berasal dari Bali ke negara asal masing-masing.

Pria kelahiran Pekanbaru tahun 1969 itu menentang tegas informasi yang disampaikan Senator Australia tersebut.

Sandiaga menyampaikan, bahwasannya Indonesia adalah negara yang bersih dengan menjamin protokol kesehatan berbasis CHSE.

BACA JUGA: Usut Kasus Kematian Brigadir J, Komnas HAM Periksa Sejumlah Telepon Seluler

Hal itu disampaikan Sandiaga saat mengunjungi Pondok Pesantren Modern Islam Assalam di Sukoharjo, Jawa Tengah.

“Kita harus tegas membantah apa yang disampaikan (Senator Australia). Kita menjunjung tinggi kearifan lokal dan wisatawan kita jamin dengan protokol kesehatan berbasis CHSE,” ungkapnya, Sabtu (6/8/2022).

CHSE sendiri merupakan singkatan dari cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keamanan), dan environment sustainability (kelestarian lingkungan).

Lebih lanjut, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengimbau masyarakat Indonesia untuk jangan mau di-bully.

Yaitu oleh pihak yang menebar berita buruk terkait Tanah Air, yang berdampak pada citra negara.

BACA JUGA: Bareskrim Usut Ratusan Lembaga Terduga Penyeleweng Dana

Disampaikan pula bahwa informasi mengenai penyakit mulut dan kuku atau PMK yang salah satunya disebabkan oleh kotoran sapi yang berserakan tidaklah benar.

Bali sendiri merupakan ikon serta jantung pariwisata Indonesia, yang selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal hingga mancanegara.

Pariwisata adalah salah satu sektor yang dapat memulihkan perekonomian Indonesia pasca terdampak pandemi Covid-19 dua tahun terakhir.

Untuk itu, diharapkan pariwisata Indonesia dapat melahirkan jutaan lapangan kerja baru, yang dapat memberdayakan masyarakat yang ikut terdampak efek pandemi.

Berita Direkomendasikan

Berita Terpopuler