Hut Kabupaten Kampar ke-72, Pedagang Minta Pemerintah Stabilkan Harga Bahan Pokok

Rantau Berangin, Kampartrapost.com – Tepat pada Hari Jadi Kabupaten Kampar ke-72 6 Februari 2022, para pedagang minta pemerintah kembali stabilkan harga bahan pokok.

Karena naiknya harga bahan pokok, warung  mereka sepi dari pembeli dan omset pun juga berkurang.

Seperti yang dialami oleh Yenni (46), salah satu pedagang di Desa Rantau Berangin.

“Selama pandemi pembeli di warung berkurang, karena pembatasan aktivitas dari pemerintah mungkin juga,” katanya, Minggu (6/2).

Baca juga: Komunitas Literasi Kampar Akan Adakan Pelatihan Menulis

Yenni berharap pada HUT Kabupaten Kampar ini, Kampar bisa menjadi Kabupaten yang lebih maju dan pemerintah bisa menstabilkan ekonomi.

“Saya berharapnya dengan hari jadi Kabupaten Kampar tahun ini, Kampar bisa menjadi Kabupaten yang semakin maju.”

“dan pemerintah bisa menstabilkan ekonomi masyakat lagi,” tambahnya.

Di sisi lain, Rizal (36) yang juga salah satu pedagang di Desa Rantau Berangin mengharapkan hal yang sama.

Dia ingin pemerintah bisa menstabilkan kembali harga bahan pokok.

Baca juga: Bangga! Pemkab Kampar Mendapat Peringkat Pertama Kepatuhan Tinggi Standar Pelayanan Publik 2021

Apalagi sebentar lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan.

“Di hari jadi Kampar ke-72, kami dari masyarakat terutama pedagang berharap kedepannya pemerintah bisa menstabilkan harga bahan pokok,”

“Karena sebentar lagi juga mau Ramadhan, ya kami harapannya bahan pokok tidak naik lagi harganya,” tutup Rizal.

Sementara itu pada Hut Kabupaten Kampar ke-72 kemaren turut hadir Gubernur Riau Syamsuar dan mengapresiasi kemajuan Kampar dalam menerapkan pelayanan publik.

“Apresiasi dan dukungan akan terus Pemprov Riau berikan dengan mengalokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, beasiswa, kesehatan, bantuan keuangan melalui kecamatan dan desa.”

“Bantuan rumah layak huni, pengembangan sektor pertanian, serta bidang pembangunan pariwisata,” tambahnya. (fw)

Berita Direkomendasikan

Berita Terpopuler