Global Statistics

All countries
650,126,734
Confirmed
Updated on 5 December 2022 2:31 PM
All countries
608,195,021
Recovered
Updated on 5 December 2022 2:31 PM
All countries
6,646,993
Deaths
Updated on 5 December 2022 2:31 PM
Senin, Desember 5, 2022

Konyol! Australia Ejek China Usai Protes Kapal Selam AUKUS

- Advertisement -

Australia, Kampartrapost.com – Australia secara langsung mengejek China tentang protesnya terhadap pembangunan kapal selam bertenaga nuklir AUKUS.

Australia menyebut protes tersebut sebagai sesuatu yang ‘konyol dan sangat sangat konyol’.

Melansir CNN, Peter Dutton, Menteri pertahanan Australia menyebut protes China itu bertujuan menghasut dan sesuatu hal yang sangat konyol dan lucu.

- Advertisement -

Pernyataan Dutton tersebut menanggapi protes Beijing yang terbaru di Camberra, Wang Xining.

Baca juga: Masuk Green List, Uni Eropa Cabut Larangan Masuk bagi WNI

“Lalu siapa yang anda serang? Anda bukan lagi pecinta damai. Anda sekarang menjadi pengguna pedang dalam beberapa konteks tertentu,” kata Wang, mengutip CNN.

- Advertisement -

Wang mengatakan jika Australia sama sekali tidak memiliki kemampuan dalam menangani masalah yang akan mempengaruhi kinerja kapal selam di masa depan.

Wang menganggap Australia akan menjadi licik jika mereka memiliki kapal selam nuklir ini. Menurutnya, kapal selam jenis ini telah di rancang untuk serangan jarak jauh.

- Advertisement -

Pembangunan kapal selam nuklir ini ialah termasuk ke dalam bagian dari kemitraan terbaru dari Amerika Serikat, Inggris dan Australia. Kemitraan ini di sebut juga sebagai AUKUS.

Baca juga: Terjun ke Metaverse, Nike Ciptakan ‘NIKELAND’ bersama Rolblox

Sejak berdirinya kemitraan antara tiga negara dalam membuat kapal selam nuklir ini, China berulang kali memprotes AUKUS.

China menilai jika kemitraan AUKUS ini ialah upaya dari Amerika Serikat dalam menghambat pengaruh Tiongkok yang kian kuat di Indo-Pasifik akhir-akhir ini.

Selain China, AUKUS ini juga membuat beberapa negara mengecam kesepakatan ini. Seperti Prancis, mereka merasa telah terkhianati oleh Australia sebab adanya kemitaan ini.

Sementara itu, sejumlah negara di Asia Tenggara juga memprotes adanya kesepakatan kapal selam AUKUS ini. Seperti Malaysia dan Indonesia yang menilai jika kesepakatan ketiga negara ini dapat memicu terjadinya perlombaan senjata di Indo-Pasifik.

Baca juga: Bintang tenis Peng Shuai ‘raib’ setelah ungkap ia dipaksa berhubungan badan oleh eks wakil PM – WTA ancam batalkan turnamen di China
- Advertisement -

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkait