Global Statistics

All countries
645,945,842
Confirmed
Updated on 27 November 2022 7:47 AM
All countries
623,067,938
Recovered
Updated on 27 November 2022 7:47 AM
All countries
6,635,839
Deaths
Updated on 27 November 2022 7:47 AM
Minggu, November 27, 2022

Kucing Hutan Langka Tak Sengaja Ditemukan saat Tengah Memangsa Ayam Warga di Jawa Timur

- Advertisement -

Kampartrapost.com – Evana Nisaul Ammar, seorang warga Tulungagung Jawa Timur baru-baru ini menemukan seekor kucing hutan langka di daerahnya.

Kawasan itu berada di Desa Sumberdadap, Kecamatan Puanglaban, Jawa Timur.

Jadi salah satu hewan langka, kucing dengan tampang imut itu kini sudah  warga beri pada Badan Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Kediri pada Selasa (31/8).

- Advertisement -

Sebelum Eva,  kucing yang kira-kira  usia 6 bulan itu sudah mulai warga rasa hadir di lingkungan desa, saat orang tua Eva pergok si satwa.

Baca juga: Dinas Pendidikan Tak Anjurkan Siswa Bawa Bekal Saat PTM Berlangsung

Saat itu si hewan langka tengah buru ayam warga desa.

- Advertisement -

Rasa curiga dari warga mulai tampak karena banyak kelinci di desa yang mati dengan bekas luka hewan.

Serangan hewan imut namun buas itu sudah ada sejak bulan Juni, dari informasi yang ada.

- Advertisement -

Setelah hewan itu terdeteksi keberadaannya, Eva minta bantuan pada komunitas pecinta satwa dan konservasi Tulungagung.

Baca juga: Ketua Umum PP Muhammadiyah: Bangsa Indonesia Harus Pada Sikap yang Sama Memandang Masalah Israel-Palestina

Selanjutnya akan BKSDA Kediri selaku badan yang punya tanggung jawab pada hewan urus.

Setelah beberapa tokoh dari Lembaga Edukasi Cakra bantu pemindahan, akhirnya kucing itu dapat langsung diberi pada BKSDA Kediri.

“Awalnya kami tidak tahu kalau itu kucing (hutan). Dikiranya itu digigit ular, tikus atau ssemacam garangan,” ungkap Eva.

Kucing hutan dengan nama macan rembah itu akan pihak konservasi rawat lebih dulu sebelum lepas kembali ke alam liar.

Baca juga: Kasus Covid Negeri Jiran Naik, RI Tak Tutup Pintu

Sebelum kasus di Jawa Timur ini, ada juga informasi bahwa warga lihat macan di salah satu kampung Kalimantan Selatan.

Kasus hewan-hewan di kawasan tempat tinggal warga ini jadi tanda  bahwa ekosistem hewan liar sudah mulai rusak.

Terlebih di masa sekarang sudah mulai banyak pemukiman dan fasilitas umum, sehingga habitat hewan jadi makin sedikit bahkan hilang.

Untuk itu peran pemerintah sangat warga terutama yang cinta pada hewan harap.

Agar lingkungan baik bagi para satwa apalagi yang langka dapat jadi tempat hidup mereka.

 

- Advertisement -

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkait