“Kaki Dekil Penakluk Jalan”

Oleh: Talitha Ofira Belani

Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

“Kaki Dekil Penakluk Jalan”

Arah waktu bergulir tidak bersahabat
Kaki dekil terseok bersandar jalanan terik
Bibir kaku membungkam rasa pesona
Peluh di tubuh menyulut kepedihan
Keadilan tidak lagi bertekuk pada hidupku
Sepeser koin bagai permata hati yang dibanggakan
Sesuap nasi yang kucari hingga ujung tanduk
Angin dingin merasuk dalam tulang rapuh
Terik matahari membakar jiwa yang lemah
Disinilah aku berdiri! Sang penakluk jalanan
Takkan pulang meski di hardik gelapnya malam panjang

Artikulli paraprakBidadari Hati

Berita Direkomendasikan

Berita Terpopuler