Masalah Biaya, Menkominfo Ragukan Peluncuran Search Engine Gatotkaca

Kampartrapost.com – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate buka suara terkait perkembangan search engine Gatotkaca, mesin pencarian karya anak bangsa.

Alih-alih segera dirilis, pria kelahiran tahun 1956 itu menuturkan bahwa Gatotkaca tampaknya akan sulit diluncurkan karena masalah biaya.

Guna mewujudkan negara yang mandiri, sudah sewajarnya Indonesia memiliki mesin pencarian sendiri, seperti Amerika Serikat hingga Rusia.

Demikian disampaikan Johnny dalam konferensi pers di Kantor Kominfo pada Senin (8/8/2022).

“Lebih susah lagi karena sangat besar dan mahal. Idealnya untuk ke independensi tentu punya search engine. Ada banyak negara yang mempunyai search engine, Amerika Serikat, Tiongkok, Rusia, Prancis, punya masing-masing,” ujarnya.

BACA JUGA: Polisi Tangkap Buron Penembakan Kuansing di Jambi

Tidak dijelaskan secara detail waktu serta biaya yang dibutuhkan untuk mengembangkan teknologi baru di Tanah Air tersebut.

Di sisi lain, politikus partai NasDem itu menyampaikan bahwasannya saat ini pemerintah belum ada waktu dan biaya untuk pengembangan teknologi itu.

Pasalnya, akhir-akhir ini pemerintah sudah disibukkan dengan pandemi Covid-19 di Indonesia, yang membutuhkan perhatian besar dan biaya yang tidak sedikit.

Sebelumnya, dikabarkan Kominfo berencana menyediakan mesin penelusuran buatan dalam negeri.

Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah pun berupaya menghubungi tim khusus, hingga terciptalah usulan nama Gatotkaca.

BACA JUGA: Guru di Lombok Santuni Kaum Duafa dari Hasil Penjualan Narkoba

Setelah kabar tersebut terkuak di tengah masyarakat dan jagat media sosial, tak sedikit warganet yang memberikan tanggapan terkait usulan Kominfo itu.

Ada yang mendukung usulan pemerintah tersebut, dengan harapan Indonesia lambat laun dapat mulai berkembang dan menjadi negara yang mandiri, salah satunya menggunakan ide kreatif lokal dalam berinternet.

Namun ada juga yang melontarkan kalimat kontra, dengan mempermasalahkan biaya yang dibutuhkan hingga nama yang digunakan, yaitu Gatotkaca.

Berita Direkomendasikan

Berita Terpopuler