Global Statistics

All countries
648,931,066
Confirmed
Updated on 2 December 2022 9:55 PM
All countries
624,949,189
Recovered
Updated on 2 December 2022 9:55 PM
All countries
6,643,618
Deaths
Updated on 2 December 2022 9:55 PM
Sabtu, Desember 3, 2022

Menkes Peringatkan Masyarakat yang Kesal dengan Pemberlakuan 10 Hari Karantina: Memang Sengaja

- Advertisement -

Kampartrapost.com – Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin memperingatkan masyarakat yang kesal dengan pemberlakuan masa karantina Covid-19 selama 10 hari yang ditetapkan oleh pemerintah.

Budi menegaskan bahwa aturan perpanjangan karantina sengaja diberlakukan demi menjaga ratusan rakyat Indonesia agar tidak terpapar virus Covid-19 yang dibawa oleh pelaku perjalanan.

Hak itu disampaikan dalam rapat kerja virtual bersama Komisi IX DPR pada Selasa (14/12/2021).

- Advertisement -

“Kalau bapak atau ibu banyak saudaranya kesal kenapa jadi 10 hari karantina, memang sengaja. Kita melindungi 270 juta rakyat kita,” tutur Budi.

Baca juga: Karyawan Swasta Tetap Mendapat Hak Cuti Selama Nataru, Syarat dan Ketentuan Berlaku

Karantina yang diperpanjang menjadi 10 hari sendiri juga dilakukan guna mencegah masuknya varian baru Corona ke Indonesia, yaitu jenis Omicron.

- Advertisement -

Langkah pencegahan lain juga telah dilakukan oleh pemerintah, yaitu dengan membatasi pintu masuk ke dalam negeri.

Menkes mengungkapkan bahwa upaya yang dilakukan saat ini tidak dapat mencegah masuknya varian Omicron secara menyeluruh, namun setidaknya dapat diperlambat.

- Advertisement -

Varian Omicron yang muncul di luar negeri menyebabkan risiko terpapar bagi WNI yang masuk ke Indonesia usai dari mancanegara lebih besar.

Baca juga: Kabar Baik! Indonesia Dinyatakan Bebas dari Situasi Krisis Pandemi Covid-19

Untuk itu pemberlakuan karantina selama 10 hari ditetapkan, agar dapat dideteksi apakah orang yang bersangkutan terpapar atau tidak.

Dengan masa karantina dalam jangka lama, masyarakat yang merasakan gejala Covid-19 bisa langsung mendapatkan penanganan dari nakes.

Jumlah masyarakat Indonesia yang tergolong banyak juga menjadikan risiko tingkat penularan virus Covid-19 menjadi lebih tinggi.

Sehingga seluruh elemen mulai dari pemerintah hingga masyarakat harus dapat bekerja sama dalam langkah pencegahan.

Baca juga: KKB Tembaki Aparat-Bakar Kantor Airnav di Sugapa Intan Jaya Papua
- Advertisement -

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkait