Microsoft Sebut Iran Dalang Dibalik Peretas Pertahanan Amerika dan Israel

Kampartrapost.com – Baru-baru ini Iran diduga menjadi dalam dibalik peretasan terhadap teknologi dan pertahanan AS-Israel menggunakan software Microsoft.

Melansir pikiranrakyat.com, Microsoft pertama kali melacak keberadaan para peretas yang dijuluki DEV-0343.

Microsoft telah melacak aktifitas peretas mulai pada Juli tahun ini. Dan sejak saat itu Microsoft mulai melacak aktifitasnya.

Meskipun begitu, serangan kali ini tidak terlalu signifikan. Microsoft mencatat bahwa para peretas terus bekerja meningkatkan kemampuan peretasan mereka.

Baca juga: Ribuan Orang di Brussel Tuntut Perangi Perubahan Iklim

Para peretas ini secara khusus menargetkan perusahaan pertahanan yang telah mendukung AS, UE, dan Israel. Mereka diketahui telah memproduksi radar tingkat militer, drone, sistem satelit dan sistem komunikasi tanggap darurat.

Microsoft Sebut Iran Dalang Dibalik Peretas Pertahanan Amerika dan Israel
ilustrasi serangan siber. (PIXABAY/Boskampi)

Akibat dari rekam jejak peretas dan target-target tersebut, Microsoft menduga jika serangan siber ini telah di lakukan oleh Iran.

“Pusat intelejen keamanan Microsoft telah mengamati DEV-0343. Mereka melakukan peretasan kata sandi terhadap lebih dari 250 pengguna office,” kata Microsoft dalam sebuah laporan.

Baca juga: Apa Itu COP26? Mengapa Penting dalam Perangi Perubahan Iklim?

“Fokus para peretas yang di duga berafilasi dengan Iran ialah pada perusahaan teknologi AS dan Israel,” lanjut Microsoft.

Pihak Microsoft juga mengatakan jika kegiatan ini kemungkinan telah mendukung kepentingan Iran.

“Mendapatkan akses ke satelit komersial dan rencana pengiriman serta log kepemilikan dapat membuat Iran mampu mengimbangi dan membangun satelitnya yang pada saat ini sedang mereka kembangkan,” kata Microsoft.

Perlu kita ketahui, bahwa Iran dan Israel telah lama berseteru dan saling tuduh atas serangan siber yang terjadi.

Baca juga: Pengalaman transpria muslim: Dari kerudung ke sarung, ‘Saya bukan perempuan’

Berita Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terpopuler