Minta Dipindahkan, Ratusan Imigran Afghanistan Lakukan Unjuk Rasa di DPRD Riau

Kampartrapost.com – Minta Kepastian terkait pemindahan ke negara ketiga penampungan pengungsi, ratusan imigran Afghanistan gelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Riau.

Sebagian besar imigran tersebut diketahui sudah tinggal selama 10 tahun di Riau. Permintaan para imigran untuk segera dipindahkan diharap dapat disampaikan dari DPRD Riau kepada pihak UNHCR.

Salah seorang imigran yaitu Nazir mengungkapkan bahwa ia dan rekan-rekannya meminta pemerintah untuk dapat mengirim mereka ke negara ketiga tersebut.

Lebih lanjut, Nazir mengatakan bahwa ia sudah berada di Riau sejak akhir 2014.

Sudah berada di Indonesia dalam waktu lama, ia mengaku tidak memiliki pekerjaan serta pendidikan formal.

Baca juga: Kembali Ditemukan, Polda Metro Jaya Tindak Kantor Pinjol di Jakarta Utara

“Saya pribadi sudah berada di sisni semenjak Desember 2014. Sampai saat ini belum pernah sama sekali bekerja begitu juga dengan pendidikan formal,” ujar Nazir, dilansir dari Riau Aktual.

Adapun fasilitas yang diberikan pemerintah kepada imigran selama berada di Riau adalah tempat tinggal satu ruangan yang ditempati dua orang.

Imigran Afghanistan juga mendapat uang yang diberikan setiap bulan senilai Rp.1,2 juta untuk dewasa, dan Rp.500 ribu untuk anak-anak.

Nazir berharap agar para senator yang ada di Riau dapat menyampaikan keinginan kelompok imigran tersebut pada pemerintah Indonesia.

Di sisi lain, Kepala Bidang Perizinan Kemenkunham Kanwil Riau Irwanto menanggapi aksi unjuk rasa yang dilakukan imigran Afghanistan di DPRD Riau.

Baca juga: Tak Digaji 2 Tahun, Guru Honorer di Garut Murka hingga Bakar Sekolah

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah tidak dapat memaksa untuk pemindahan ke negara ketiga, karena kewenangan ada pada UNHCR.

Irwanto menyebut bahwa para pengungsi tersebut tidak sabar, padahal sudah diberikan fasilitas yang baik dari negara.

Terakhir, Irwanto meminta para imigran untuk tidak menyalahkan aparat, karena pemindahan sendiri bukanlah tugas dari pihaknya.

“Jangan menyalahkan aparat, karena memindahkan mereka bukan tugas kami,” terang Irwanto.

 

Berita Direkomendasikan

2 KOMENTAR

Komentar ditutup.

Berita Terpopuler