Global Statistics

All countries
649,812,950
Confirmed
Updated on 4 December 2022 11:16 AM
All countries
624,830,792
Recovered
Updated on 4 December 2022 11:16 AM
All countries
6,646,108
Deaths
Updated on 4 December 2022 11:16 AM
Minggu, Desember 4, 2022

Para Astronom Melihat Cahaya dari Black Hole Pertama Kalinya, Bukti Teori Relativitas Einstein

- Advertisement -

Kampartrapost.comPertama kalinya bagi para Astonomi yang secara langsung telah mendeteksi adanya cahaya dari balik lubang hitam atau biasa dikenal dengan black hole supermasif. Penemuan terbaru ini lagi-lagi menunjukkan kebenaran pada teori relativitas umum Albert Einstein.

Badan Antariksa Eropa menggunakan XMM-Newton dan teleskop antariksa NusSTAR NASA, para peneliti mengamatinya saat memberikan Sinar-X ke alam semesta. Black hole tersebut berjarak sekitar 10 juta kali lebih besar dari matahari dan terletak di galaksi spiral terdekat atau disebut I Zwicky, 1.800 juta tahun cahaya dari bumi.

Setelah melakukan beberapa rangkaian penelitian, peneliti menemukan pancaran sinar-X yang terang dan sesuatu hal menakjubkan kembali terjadi, yakni mereka menemukan lebih banyak kilatan kecil dan juga kilatan warna yang berbeda pada awalnya.

Baca juga: CNN Pecat Tiga Karyawannya Karena Tidak Melakukan Vaksinasi Covid-19
- Advertisement -

Menurut sebuah penelitian yang di terbitkan Minggu ini oleh Jurnal Nature, gema cahaya yang terlihat konsisten dengan Sinar-X yang juga dipantulkan dari balik black hole, merupakan tempat paling aneh dari tempat cahaya berasal..

Tarikan gravitasi yang dimiliki oleh black hole yang relatif kuat membuat cahaya tidak dapat lepas darinya. Namun cahaya ini dapat memantul dan terlihat dari bagian belakang fenomena langit yang indah ini dan memungkinkan para Astronom untuk melihatnya.

- Advertisement -

“Setiap cahaya yang terperangkap pada lubang hitam itu tidak bisa keluar lagi, seharusnya kita tidak bisa melihat apapun dibalik lubang itu,” Kata penulis utama Dan Wilkins.

“Alasan yang tepat mengapa kita bisa melihat cahaya tersebut karena black hole itu membelokkan ruang, membelokkan cahaya dan memutar medan magnet disekitarnya,” Tambahnya.

- Advertisement -

Sementara itu, dapat diketahui jika ilmuan terkenal Albert Einstein telah meramalkan kemampuan dari black hole untuk membelokkan cahaya pada tahun 1916 dan masih belum terkonfirmasi sampai sekarang.

Baca juga: Kebakaran Hutan di Yunani Terus Berkobar Selama 11 Hari

“Lima puluh tahun yang lalu para astrofisikawan mulai berspekulasi jika mungkin ada medan magnet yang berada di sekitar black hole. Namun, mereka tidak pernah tahu jika kita mungkin memiliki teknik untuk mengamati ini secara langsung dan melihat bagaimana teori relativitas Einstein digunakan,” Kata rekan penulis, Roger Blandford.

Dari sini peneliti berharap jika mereka dapat menggunakan berbagai warna dari pantulan sinar-X di sekitar lubang hitam untuk membuat peta 3d dari lubang hitam.

- Advertisement -

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkait