Peduli Sesama, Pemko Pekanbaru Akan Tampung Ratusan Pengungsi Rohingya dari Aceh

Kampatrapost.com – Pemko (Pemerintah Kota) Pekanbaru menunjukkan kepedulian pada kelompok Rohingya yang berada di Indonesia dengan menyiapkan penampungan untuk para pengusngsi yang berasal dari Myanmar tersebut.

Sebelumnya etnis minoritas muslim itu berada di Aceh dan diizinkan untuk dipindahkan ke Pekanbaru, yang mana sudah dikonformasi langsung oleh Pemkot.

Kepala Kesbangpol Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian mengungkapkan, pihaknya telah mendapatkan surat permohonan dan sudah merapatkan rencana terkait dengan Forkopimda.

“Kita sudah menerima surat permohonannya, dan sudah kita rapatkan bersama Forkopimda. Prinsipnya kita menerima para pengungsi ini,” kata Zulfahmi, Selasa (29/3/2022), dilansir dari Riau Aktual.

Dari informasi yang ada, pengungsi Rohingya yang masih tersisa di Aceh sekarang berjumlah 155 orang.

BACA JUGA: Berawal dari Niat Tawuran, Tiga Remaja di Bekasi Bacok Wanita hingga Tewas

Disampaikan pula bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru saat ini tengah menunggu kunjungan dari Kemenpolhukam RI.

Pemkot menunggu kunjungan dari kementerian untuk persiapan lokasi imigran asal negara tetangga tersebut.

Para pengungsi diperkirakan akan ditempatkan di lokasi yang sama. Dengan penempatan pada wilayah yang sama, para pengungsi tidak akan terpencar sehingga pengelolaan dapat dilakukan dengan lebih baik.

Selain pengelolaan, penempatan di satu titik yang sama akan mempermudah pihak berwajib untuk melakukan pemantauan pada pengungsi yang terlibat konflik dari negara asalnya tersebut.

Pengungsi nantinya akan menerima fasilitas yang baik dari Pemerintah Kota, sehingga mereka dapat merasa nyaman dan aman di tempat pengungsian sementara di wilayah Pekanbaru itu.

BACA JUGA: Kasus Tak Kunjung Terpecahkan, Keluarga Korban Pembunuhan Danau UI Minta Tolong Netizen

Lebih lanjut, Zulfahmi mengungkapkan lokasi pengungsiannya sendiri belum ditentukan. Persiapan akan dilakukan saat pihak Pemko sudah menemui Kemenpolhukam.

“Lokasi kita belum ada memang. Kita menunggu kunjungan dari Kemenpolhukam hari Kamis besok, saat itu akan kita perdalam lagi, bagaimana persiapannya,” ujar Zulfahmi.

 

 

Berita Direkomendasikan

Berita Terpopuler