Pemerintah Kirim Tanah dari Sejumlah Masjid Tua Riau ke Ibu Kota Baru

Kampartrapost.com – Pemerintah membawa tanah dari sejumlah masjid tua di Provinsi Riau untuk acara kemah di IKN (Ibu Kota Negara) Nusantara. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo dengan gubernur-gubernur lainnya di Indonesia.

Hal itu disampaikan Gubernur Riau Syamsuar. Ia menyebutkan, tanah dari beberapa tempat ibadah tersebut dibawa dengan menggunakan tepak.

Bagi masyarakat Melayu Riau, tepak memiliki fungsi sebagai tempat penyimpanan sirih, pinang, tembakau, serta kelengkapan lain untuk mengonsumsi sirih.

Tepak untuk wadah tanah seberat 2 kg tersebut digunakan sebab kait kelindan sirih dan kelengkapannya bersumber dari tumbuhan yang hidup di tanah.

Selain itu, Gubernur Syamsuar menyebut masyarakat Riau memiliki tradisi mengambil air, sehingga pemerintah membawa air-air dari Riau ke IKN Nusantara.

Baca juga: Dishub Pekanbaru Kantongi Pendapatan Parkir hingga Rp.1 Miliar dalam Waktu 2 Bulan

“Selain butuh banyak tumbuh di daerah aliran sungai, dalam tradisi masyarakat Riau saat mengambil air enau juga digunakan buluh. Kebiasaan itu pula dipakai untuk membawa air-air dari provinsi Riau ke IKN Nusantara,” ujar Gubernur Syamsuar.

Adapun tanah yang diambil berasal dari kawasan Masjid Raya Rengat, Masjid Raya Jami’, dan Masjid Raudhatuljannah.

Ada pula tanah dari Masjid Raya Pekanbaru serta sejumlah masjid lainnya.

Di sisi lain, Presiden RI Joko Widodo mengikuti kegiatan kemah dengan menginap di titik nol Ibu Kota Negara.

Lokasi tepatnya berada di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada Senin (14/3/2022).

Baca juga: Api Lahap Kantin Taman Wisata Asia Farm Pekanbaru

Para gubernur diminta untuk membawa air dan tanah dari daerah masing-masing, yang salah satunya dilangsungkan oleh Gubernur Riau Syamsuar, dengan meraih sejumlah tanah dari tempat ibadah di daerah.

Berita Direkomendasikan

Berita Terpopuler