Percepat Penurunan Kasus Covid-19, Wagub DKI Konfirmasi Harga Tes PCR Turun

Kampartrapost.com – Bantu percepat turunnya angka penyebaran virus Corona, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sebut penurunan harga tes Covid-19 PCR telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Harga PCR turun ini sangat membantu mempercepat penurunan penyebaran Covid-19,” ungkap Riza saat tengah berada di Balai Kota DKI Jakarta pada Kamis (28/10/2021).

Dengan tarif tes PCR yang kian rendah, besar harapan bagi warga untuk tak ragu lagi periksa diri, demi kepentingan bersama.

Bersama semakin banyak orang yang mau untuk jalani tes, maka semakin mudah pula masyarakat untuk tes PCR sebanyak dan sesering mungkin.

Baca juga: Segera! Pekanbaru-Bangkinang Akan Tersambung Tol Akhir 2021

Pada masa sekarang, orang nomor dua DKI Jakarta itu sebut pentingnya untuk lakukan penurunan harga.

Dari Pemerintah sendiri secara resmi telah menetapkan tarif terbaru pemeriksaan tes Covid-19 lewat metode PCR.

Jumlah rupiah yang harus keluar untuk tes sendiri tak sama pada semua wilayah.

Untuk wilayah Jawa-Bali dengan nominal Rp.275 ribu, dan untuk daerah lain sebesar Rp.300 ribu.

Baca juga: Jelang Libur Natal, Pemerintah Siapkan Pengendalian Mobilitas Masyarakat

Pada konferensi persnya yang dilakukan secara virtual, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) konfirmasi hal tersebut.

Informasi lebih lanjut, PCR atau polymerase chain reaction merupakan bentuk pemeriksaan laboratorium guna mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri, atau virus.

Caranya adalah dengan mendeteksi material genetik virus Corona lewat beberapa langkah.

Untuk prosedur, mula-mula nakes akan ambil sampel dahak, lendir, atau cairan dari nasofaring serta paru-paru.

Baca juga: Heboh di Duri Kepa Jakbar: Lurah vs Bendahara Saling Serang soal Penipuan

Dengan metode swab test, prosedur jalan dalam kurun waktu kurang lebih 15 detik.

Terakhir, hasil sampel akan ahli teliti guna deteksi apakah ada virus Corona dalam sampel atau tidak.

 

Berita Direkomendasikan

Berita Terpopuler