Pesepakbola Indonesia Tak Dipadukan Sport Science

Kampartrapost.com – Pesepakbola di Indonesia tumbuh dengan alami tanpa dipadukan dengan sport science

Demikian kata Pengamat Sepakbola Nasional Akmal Marhali.

Menurutnya, pemain bola atau olahragawan di Indonesia terdapat kekurangan dari negara lain.

Vaksin Lansia

Di Indonesia, pemerintah hanya memfokuskan individu pemain, tetapi tidak dengan teknologi yang digunakan.

Berbeda dengan negara-negara lain yang sedari dini para atlet mereka sudah dipadukan dengan ilmu olahraga berbasis teknologi.

BACA JUGA: Datangnya Altetico dan Barcelona Seharusnya Kesempatan untuk Timnas U-19

“Di Indonesia, olahragawan termasuk pesepakbola tumbuh alami. Di negara lain sudah dipadukan dengan sport science.”

“Indonesia sudah tertinggal. Bukan individunya, tapi teknologi dalam mengembangkan atletnya,” kata Akmal Marhali kepada Kampartrapost, Rabu (13/4).

Vaksin Lansia

Sebelumnya pelatih kepala Timnas Indonesia Shi Tae-Yong mengeluhkan kondisi anak asuhnya usai kalah telak dari kesebelasan Korea Selatan, Selasa (29/3).

Ia mengaku fisik anak asuhnya menjadi pekerjaan rumah (PR) saat ini.

Vaksin Lansia

“Sampai tiga hari ke depan kami akan fokus untuk menguatkan fisik. Untuk organisasi permainan, akan diberikan satu persatu sambil bertanding,” kata Shin mengutip solopos, Jum’at (1/4).

BACA JUGA: Pesepakbola U-10 Wakili Bumi Lancang Kuning Bertanding ke Bandung

Shin Tae-Yong memberikan beberapa daftar latihan untuk anak asuhnya agar memiliki kekuatan otot, kelincahan serta kemampuan melompat.

Berita Direkomendasikan

Berita Terpopuler