Polisi Tangkap Pelaku Masturbasi di KRL Jakarta

Kampartrapost.com – Polres Jakarta Selatan berhasil menagkap pria pelaku masturbasi di Kereta Rel Listrik (KRL) Jakarta beberapa waktu lalu.

Pelaku sendiri diserahkan kepada pihak berwajib oleh petugas keamanan Transjakarta.

Petugas Transjakarta menyerahkan pelaku saat sedang berada dalam kendaraan. Ia ditemukan di Halte Grogol, Jakarta Barat.

Saat ini pelaku sudah diamankan dan akan menjalami pemeriksaan intensif di Polres Jakarta.

“Sudah diamankan di Polres Jaksel,” ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Ridwan Soplanit, Sabtu (9/7/2022), dilansir dari Tempo.co.

BACA JUGA: ACT Diduga Gelapkan Bantuan Korban Lion Air

Pihak kepolisian sendiri belum bisa membeberkan lebih banyak mengenai pelaku di transportasi umum tersebut.

Masih diselidiki apakah yang bersangkutan merupakan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) atau bukan.

Lebih lanjut, diberi tahu bahwa pria itu tidak melakukan tindakan asusila. Namun dengan banyaknya laporan yang disampaikan pengguna media sosial, petugas pun langsung menindak pelaku.

Sekretaris Perusahaan Transjakarta Anang Rizkiani Noor mengecam tindakan yang dilakukan pelaku.

Ia menegaskan, bahwasannya Transjakarta akan mencegah penumpang yang mengganggu keamanan serta kenyamanan pengguna lain.

BACA JUGA: Bripda Karno, Sosok Polisi Tekun dan Inspiratif

“Transjakarta akan mencegah masuk dan menggunakan fasilitas Transjakarta untuk orang yang diduga telah melakukan melakukan tindakan yang mengganggu keamanan dan kenyamanan pelanggan,” terang Anang.

Penangkapan pelaku sendiri disebabkan oleh hebohnya laporan serta tanggapan masyarakat atas hal yang ia lakukan.

Di jagat Twitter tindakan pelaku tak kalah hebohnya diperbincangkan. Dalam salah satu gambar unggahan pengguna, tampak pelaku menggunakan kostum yang tak biasa digunakan orang lain.

Pelaku mengenakan jaket musim dingin berwarna hitan, kacamata, serta topi kapten.

Berdasarkan pengakuan masyarakat yang mengetahui kejadian, pelaku disebutkan turun di Halte Jelambar dari arah Pasar Baru.

Demi keamanan bersama, masyarakat pun meminta pihak Transjakarta untuk melarang pelaku menggunakan moda angkutan KRL.

 

Berita Direkomendasikan

Berita Terpopuler