Polisi Tetapkan Tersangka dalam Kasus Promo Holywings

Kampartrapost.com – Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan enam orang tersangka dalam kasus promo minuman beer house Holywings, yang menghebohkan masyarakat beberapa waktu belakangan.

Hal itu disampaikan Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/6/2022).

“Ada enam orang yang kita jadikan tersangka,” ungkap Kombes Pol Budhi.

Keenam tersangka yang terlibat dalam kasus penistaan tersebut adalah NDP (36), DAD (27), EJD (27), AAM (25), AAB (25), dan EA (22).
Keenamnya ditetapkan sebagai tersangka karena keterlibatan dan bertanggung jawab atas kasus promo minuman di kelab malam tersebut.
BACA JUGA: Pembelian Minyak Goreng Curah harus Tunjukkan PeduliLindungi
Lebih lanjut Budhi mengutarakan, sebelumnya para tersangka berstatus sanksi. Setelah penyilidikan lebih lanjut, akhirnya status mereka pun dinaikkan karena ikut andil dan keterlibatan dalam kasus.
Atas tindakan yang dilakukan, keenam tersangka dijerat Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 22 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 dan Pasal 156 atau Pasal 156 A KUHP.
Mereka juga dikenakan Pasal 28 Ayat 2 UU RI Nomor 19, terkait perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
Tindakan hukum yang didapat para tersangka sendiri adalah ancaman hukuman penjara, dengan waktu tahanan maksimal selama 10 tahun.

Sebelumnya, beer house dan kelab malam Holywings dikecam atas promo miras gratis bagi siapa saja yang bernama Muhammad dan Maria.

BACA JUGA: Harapan Gubri dalam Popda XV Riau 2022

Promo tersebut menimbulkan protes dari masyarakat, karena dianggap sebagai penistaan terhadap umat beragama.

Berdasarkan keterangan kepolisian, pihak Holywings sampai membuat promo tersebut untuk menarik pengunjung datang ke outlet Holywings.

Promo juga ditujukan terutama bagi outlet dengan persentase penjualan di bawah 60 persen.

Menindaklanjuti permasalahan yang ditimbulkan, pihak Holywing sendiri sudah menyampaikan permintaan maaf melalui akun media sosial resminya.

Manajemen Holywings sendiri mengaku tidak mengetahui promo yang dibuat oleh tim promosi perusahaan tersebut.

Berita Direkomendasikan

Berita Terpopuler