Global Statistics

All countries
646,050,297
Confirmed
Updated on 27 November 2022 9:48 AM
All countries
623,080,456
Recovered
Updated on 27 November 2022 9:48 AM
All countries
6,636,034
Deaths
Updated on 27 November 2022 9:48 AM
Minggu, November 27, 2022

Rasis! Gubernur Texas Anggap Lonjakan Covid-19 Akibat Orang Kulit Hitam

- Advertisement -

Texas, Kampartrapost.comWakil gubernur Texas mendapat kecaman dari warganet usai menyalahkan lonjakan kasus positif dan kematian akibat Covid-19 pada orang kulit hitam yang tidak melakukan vaksinasi.

Letnan Gubernur Partai Republik, Dan Patrick membuat pernyataan tersebut pada Kamis malam di salah satu stasiun berita, Fox News. Pernyataan tersebut muncul atas tanggapannya terhadap lonjakan virus corona yang kian meningkat di Texas. Negara bagian ini memang memiliki lonjakan kasus positif tertinggi sejak januari karena varian delta yang cepat menyebar.

“Kelompok terbesar di sebagian besar negara bagian adalah orang Afrika-Amerika yang belum melakukan vaksinasi,” kata Patrick.

- Advertisement -

Patrick kemudian pada hari Jumat tetap bersikukuh dengan pernyataannya. Ia mengakui telah menggunakan data negara dalam pernyataannya tersebut.

Baca juga: Pemanfaatan Internet di HUT RI ke-76, Sudah Maksimal atau Masih Butuh Perbaikan?

Akan tetapi statistik dari Departemen Layanan Kesehatan Negara bagian Texas mengatakan jika pernyataan Patrick tidak benar. Orang kulit hitam yang terdiri dari 12 persen dari 29 juta orang yang tinggal di Texas hanya menyumbang sekitar 15 persen dari total keseluruhan Covid-19. Mereka hanya menyumbang sedikitnya 10 persen dari kasus kematian yang ada di Texas.

- Advertisement -

Melansir dari Associated Press, Patrick juga mengatakan kepada Fox News bahwa Demokrat juga harus disalahkan dalam rendahnya tingkat vaksinasi diantara orang berkulit hitam. Ia menyalahkan demokrat karena yang sering mendukung orang berkulit hitam. Meskipun dia yakin  jika Partai Republik harus membujuk lebih banyak lagi agar banyak orang yang mendapatkan vaksinasi ini.

“Akan tetapi kami tetap menghormati pilihan mereka yang tidak ingin melakukan vaksinasi. Kami tidak memaksanya kepada mereka,” kata Patrick. “Itu hak individu mereka.”

- Advertisement -

Pejabat kota dan kabupaten di Texas dengan cepat memberi teguran kepada Patrick atas pernyataan yang tidak berdasarnya dan termasuk rasis bagi orang berkulit hitam. Mereka menilai Patrick tidaklah pantas sebagai seorang pemimpin apalagi ketika pandemi yang belum pernah berakhir.

 

Rasis! Gubernur Texas Anggap Lonjakan Covid-19 Akibat Orang Kulit Hitam
Komentar Walikota Houston Sylvester Turner di Twitter

“Pernyataan Patrick menyinggung banyak orang dan ini tidak boleh diabaikan dan biarkan begitu saja,” kata Walikota Houston Sylvester yang berkulit hitam pada cuitan Twitter miliknya.

 

Rodney Ellis, seorang komiisaris kulit hitam untuk wilayah Houston kemudian me-retweet pernyataan Turner. Ia mengatakan jika komentar Patrick itu benar-benar salah dan rasis.

Baca juga: Sulitnya Mendapat “Green Pass” Bagi Mahasiswa Asing di Italia

“Sangat mengecewakan bahwa Gubernur Patrick lebih suka mengkambing hitamkan orang berkulit hitam daripada melakukan hal yang benar dan bekerja sama dengan pemerintah untuk mengatasi hal ini,” kata Ellis.

Rasis! Gubernur Texas Anggap Lonjakan Covid-19 Akibat Orang Kulit Hitam
Komentar Komisaris Rodney Ellis

Ini bukan pertama kalinya Patrick mendapat kritikan karena komentarnya terkait pandemi Covid-19. Tahun lalu ia juga mendapat kritikan karena komentarnya terhadap Covid-19 yang hanya terjadi kepada orang berusia di atas 70 tahun.

Baca juga: Meme komedi menyindir baliho politisi Indonesia: ‘Kita sedang berduka, kok sudah mulai kampanye’?
- Advertisement -

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkait