Ratusan Ribu Pekerja di Riau Akan Dapat BSU dari Kemnaker RI

Bangkinang Kota, Kampartrapost.com Ratusan ribu pekerja atau buruh di Riau akan mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia.

BSU akan ditujukan kepada pekerja atau buruh guna memenuhi kebutuhan hidup mereka usai naiknya harga BBM baru-baru ini.

Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah mengatakan pencairan dana BSU tersebut sudah tertuang dalam peraturan menteri.

Hal tersebut disampaikannya dalam rapat koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2022 dengan Pemerintah Kabupaten/Kota Riau, Senin (5/9/2022).

BACA JUGA: Wali Kota Batam Apresiasi Peran “Orang Ocu” Dalam Membangun Batam

“Sudah menjadi peraturan Kemnaker yang tertuang dalam Peraturan Menteri Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Upah/Gaji Bagi Pekerja atau Buruh,” kata Ida mengutip mediacenter Riau, Selasa (6/9).

Estimasi pekerja seluruh Indonesia yang akan menerima BSU sebanyak 16.247.509.

Sementara itu, keseluruhan jumlah pekerja di Riau yang akan mendapatkan bantuan tersebut sebanyak 481.936 pekerja/buruh.

Untuk mendapatkan bantuan tersebut, para calon penerima harus menunjukkan Nomor Induk Keluarga mereka.

BACA JUGA: Beredar Undangan Peletakan Batu Pertama Gereja di Tambang, Ini Respon Tokoh-tokoh Riau

“BSU diberikan kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan kepemilikan NIK.”

“Lalu, peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan Juni 2022.”

“Serta pekerja yang mempunyai gaji/upah paling banyak sebesar Rp 3,5 juta atau senilai upah minimum provinsi kabupaten/kota,” kata Ida.

Ida mengatakan, bantuan tersebut lebih diprioritaskan bagi pekerja yang belum mendapatkan bantuan Program Kartu Harapan (PKH) atau Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) pada tahun berjalan.

BACA JUGA: Gunakan Teknologi IPAD-BO, Beras Cap Ulu Kasok Kampar Akan Terkenal di Indonesia

“Jadi kami akan padankan data dari BPJS Ketenagakerjaan dengan data ASN, anggota TNI/Polri penerima bantuan PKH, Kartu Prakerja, dan BPUM pada tahun berjalan,” tuturnya.

Menjelang mencairkan dana bantuan itu, saat ini Kemnaker sedang mempersiapkan hal-hal teknisnya agar penyaluran tepat sasaran.

“Kemnaker terus menyiapkan dan memfinalkan segala hal teknis untuk proses penyaluran BSU. Kami terus berupaya agar BSU ini dapat tersalurkan pada September 2022,” tutupnya.

Berita Direkomendasikan

Berita Terpopuler