Global Statistics

All countries
649,812,950
Confirmed
Updated on 4 December 2022 11:16 AM
All countries
624,830,792
Recovered
Updated on 4 December 2022 11:16 AM
All countries
6,646,108
Deaths
Updated on 4 December 2022 11:16 AM
Minggu, Desember 4, 2022

Ribuan Orang di Brussel Tuntut Perangi Perubahan Iklim

- Advertisement -

Belgia, Kampartapost.com – Ribuan orang di Brussel, Belgia melakukan demonstrasi pada hari Minggu (10/10/2021) tuntut para pemimpin lebih kerah dalam memerangi perubahan iklim.

Dalam pertemuan KTT perubahan iklim PBB atau lebih dikenal dengan COP26 di Glasgow, Inggris bulan ini para pecinta lingkungan menuntut para pemimpin agar lebih keras dalam menindak perubahan iklim.

Melansir The Associated Press, ribuan orang dan 80 organisasi menjadi bagian dari protes tersebut. Protes ini terjadi saat COP26 sempat mengalami penundaan selam setahun karena adanya pandemi virus Corona.

Baca juga: Akhirnya Adzan Boleh Berkumandang di Masjid Terbesar Jerman
- Advertisement -

Para demonstran meneriakkan slogan perubahan iklim dan mengibarkan spanduk dalam bahasa Inggris, Prancis dan Belanda.

Ribuan Orang di Brussel Tuntut Perangi Perubahan Iklim
Para demonstran memegang kertas slogan untuk memerangi perubahan iklim (AP Photo /Geert Vanden Wijngaert)

“Saat melihat semua bencana selama musim panas ini, sangat penting bagi kita untuk bergerak sekarang,” kata Xavier De Wannemaeker, seorang pengunjuk rasa dengan Extinction Rebellion.

- Advertisement -

Para ilmuan mengatakan ada sedikit keraguan bahwa emisi bahan bakar berkontribusi dalam cuaca ekstrem. Seperti kekeringan, kebakaran, banjir yang melanda wilayah di seluruh dunia.

Baca juga: ISIS Klaim Bertanggung Jawab atas Bom Bunuh Diri di Masjid Afghanistan

Para pencinta lingkungan khawatir jika Konferensi Para Pihak Perubahan Iklim PBB ke-26 atau COP26, di Glasgow akan menghasilkan kebijakan yang tidak cukup untuk memangkas emisi karbon dan memperlambat pemanasan global.

- Advertisement -

Sementara itu, kerumunan di protes hari Minggu termasuk orang dengan dan tanpa masker. Dengan salah satu tingkat vaksinasi tertinggi di dunia, Belgia mulai melonggarkan pembatasan virus dan mengizinkan pertemuan semacam itu lagi.

Baca juga: Narkoba, senjata ilegal dan teror: Eks kolonel intelijen Korut ungkap sepak terjang rezim Pyongyang
- Advertisement -

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkait