Global Statistics

All countries
650,116,474
Confirmed
Updated on 5 December 2022 1:31 PM
All countries
608,178,090
Recovered
Updated on 5 December 2022 1:31 PM
All countries
6,646,979
Deaths
Updated on 5 December 2022 1:31 PM
Senin, Desember 5, 2022

Rusia Setujui Uji Kombinasi Vaksin Sputnik dan AstraZaneca

- Advertisement -

Rusia, Kampartrapost.com – Pejabat kesehatan Rusia telah menyetujui adanya pengujian kombinasi antara vaksin Covid-19 Sputnik dengan Oxford-AstraZaneca.

Menurut daftar uji klinis yang telah Rusia setujui, vaksin yang telah dikembangkan Rusia akan dikombinasikan dengan vaksin buatan Swedia-Inggris dalam sebuah penelitian kecil.

Sebelumnya, komite Etik di Kementerian Kesehatan Rusia telah menangguhkan proses persetujuan uji klinis untuk mengkombinasikan dua vaksin ini pada bulan Mei dan meminta informasi tambahan tekait uji klinis ini.

Baca juga: Kondisi Terbaru Setelah Ledakan di Jerman, 1 Tewas dan 16 Orang Terluka
- Advertisement -

Akan tetapi pada Senin lalu, dana investasi Rusia langsung menyambut baik keputusan untuk melanjutkan uji klinis pencampuran vaksin ini.

Penelitian ini prediksinya akan berakhir pada Maret 2022 dan akan mendaftarkan 150 sukarelawan untuk melihat bagaimana hasil kombinasi dari dua vaksin tersebut, apakah memicu kekebalan tubuh atau tidak.

- Advertisement -

IMF menambahkan bahwa penelitian ini akan berlangung di lima fasilitas medis di Moskow dan St. Petersburg.

Pengembang Sputnik V telah mengusulkan agar adanya penggabungan antara Sputnik dan AstraZaneca pada bulan November lalu. Ia menyarankan karena kombinasi kedua vaksin tersebut akan meningkatkan efektifitas vaksin Inggris.

- Advertisement -

Pihak AstraZaneca sendiri juga telah mengumumkan studi untuk uji klinis kombinasi ini pada bulan Desember.

Baca juga: Biden Umumkan Akhiri Tempur di Irak Tahun Ini!

Kedua vaksin dibuat menggunakan teknologi serupa yakni dengan menggunakan virus yang tidak berbahaya untuk mengirim genetik dari protein lonjakan Covid-19 dalam tubuh yang kemudian nantinya akan memicu respons imun kekebalan tubuh.

Menurut akun resmi Sputnik V, persetujuan untuk melakukan uji klinis pencampuran kedua vaksin datang ketika adanya penelitian serupa yang sedang berlangsung di Azerbaijan, Argentina dan Uni Emirat Arab.

Para peneliti juga telah mencoba untuk menguji keefektifan dalam penggabungan vaksin AstraZaneca dengan produk vaksin lain. Termasuk vaksin yang dibuat oleh Pfizer-BioNTech dan Moderna. Hasilnya adalah aman dan efektif.

Hasil awal menunjukkan pada penggabungan vaksin AstraZaneca dengan vaksin Pfizer-BioNTech telah menghasilkan respons kekebalan imun yang kuat.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan jika kemungkinan uji klinis pencampuran dan pencocokan vaksin Covid-19 yang berbeda mungkin akan menghasilkan hasil yang beda pula. Tetapi masih memerlukan banyak data untuk memastikannya.

Baca juga: Hasil Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo, Ahsan / Hendra Melaju ke Semifinal
- Advertisement -

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkait