Satu Pekan 3 Peristiwa Pergantian Kepemimpinan

Kampartrapost.com –Minggu ini begitu banyak berita-berita yang menarik untuk dibahas. Selain telah dibuat kenyang bahkan mual dengan pemberitaan Sambo, berita mengenai pergantian 3 kursi kepemimpinan memiliki daya tarik bagi penulis.

Pergantian Ketua Umum PPP (Partai Persatuan Pembangunan), pergantian Ketua Persatuan Ulama Muslim Se-dunia, dan terakhir pergantian Takhta Kerajaan Inggris. Setiap pergantian tersebut memiliki pola yang berbeda-beda.

Kunjungi Juga Instagram Kampartrapost

Mulai dari yang pertama. Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa resmi diberhentikan dan digantikan oleh Plt. Ketua Muhammad Mardiono (9/9).

Tindakan ini menurut kelompok pro Mardiono dianggap sebagai akumulasi dari pekerjaan politiknya Pak Harso.

Puncaknya, blundernya pidato “amplop kyai” pria berdarah Gorontalo itu di acara KPK. Alhasil, partai berlambang ka’bah tersebut mengalami dualisme.

BACA JUGA: Mengenal Sejarah dan Makna Simbol Pi (π) dalam Matematika

Kubu Suharso Monoarfa (Menteri Bappenas), yang didukung Waketum Zainut Tauhid (Wamenag) dan kubu Mardiono (Anggota Wantimpres) yang didukung oleh Waketum Arsul Sani (Wakil Ketua MPR). 22Secara kasat mata, keduanya sama-sama memiliki kekuatan politik.

Setelah Mukernas dan pengesahan dari Kemenumham, Muhammad Madiono resmi menjadi Plt. Ketua Umum Partai Persatuan  Pembangunan (PPP). Menarik ditunggu, bagaimana kursi menteri yang sedang dijabat Suharso Monoarfa, dan kursi Wamenag yang disandang oleh Kyai Zainut Tauhid.

Yang kedua, pergantian kursi kepemimpinan Ketua Persatuan Ulama Muslim Se-dunia (Al-Ittihad Al-‘Alamii Li Ulama’ Al-muslimin) dari Prof. Syaikh Ahmad Raisuni kepada Habib Salim Segaf Aljufri (10/9).

Organisasi Perkumpulan Ulama Sedunia yang didirikan pada tahun 2004 ini dipimpin pertama kali oleh Syaikh Yusuf Al-Qordhowi.

Syaikh Raisuni merupakan pengganti Syaikh Qordhowi yang terpilih pada Mu’tamar 2018. Pergantian ini bukan tanpa sebab. Melainkan, buah dari polemik satu bulan kebelakang.

Syaikh Raisuni (Ulama Maroko, guru kami, salam ta’zhim kepada beliau) mengundurkan diri dari kursi ketua setelah ditekan sebab pernyataannya tentang Mauritania dan Aljazair.

Pernyataan politis yang sangat sensitif tersebut memperoleh kritik dari ulama-ulama senior lainnya.

BACA JUGA: Kenaikan Harga BBM Bukti Pengkhianatan Konstitusi Oleh Penguasa

Persamaan dari berita pertama dan kedua di atas adalah; sama-sama pergantian luar biasa, bukan siklus normal setiap periode kepemimpinan.

Selanjutnya, bahwa pergantian tersebut buah dari pernyataan sang ketua. Pak Harso dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum salah satu partai di perlemen dinilai blunder karena pidato “amplop kyai”, padahal konsitutuen PPP mayoritas dari kalangan pesantren yang disindir oleh sang Ketum.

Sementara Syaikh Raisuni walaupun ia menganggap itu merupakan stetment pribadinya, kapasitasnya sebagai Ketua Ulama Se-dunia itu juga dinilai sebagai pernyataan sensitif yang politis.

Walaupun keduanya sama-sama sudah meminta maaf, dan lagi-lagi menegaskan bukan sikap partai dan organisasi-nya, desakan massa untuk pengunduran diri mereka tak dapat dibendung.

Dalam manajerial kepemimpinan, seorang pemimpin tidak akan pernah bisa melepaskan pernyataan pribadinya dengan sikap organisasinya.

Apalagi dalam forum yang ia hadiri atas undangan sebagai ketua lembaga/partai/organisasi tersebut.

Saat mencoba untuk menyampaikan pandangan pribadi, pemimpin harus lihai dengan menguasai keadaan agar pandangannya tak dipelintir hingga dianggap sebagai sikap organisasinya.

Pergantian ketiga, dinobatkannya pangeran Charles III menjadi Raja Inggris menggantikan mendiang Ratu Elizabeth II (8/9).

Memang dalam sistem pemerintahan inggris Raja dan Ratu hanya dianggap sebagai simbol negara, tak memiliki pengaruh politik yang begitu kuat.

Namun, dengan ditunjukkan suksesor kerajaan seorang lelaki, bisa jadi ada kebijakan strategis yang dapat mengubah beberapa dinamika Se-antero Britania Raya dan negara persemakmuran Inggris.

Well, hal tersebut masih dalam pandangan analis, belum terjadi.  Anaslisa demi analisa terus bergulir, menarik melihat apa yang akan terjadi selanjutnya dengan dinamika 3 berita tersebut.

Berita Direkomendasikan

Berita Terpopuler