Global Statistics

All countries
645,945,842
Confirmed
Updated on 27 November 2022 7:47 AM
All countries
623,067,938
Recovered
Updated on 27 November 2022 7:47 AM
All countries
6,635,839
Deaths
Updated on 27 November 2022 7:47 AM
Minggu, November 27, 2022

Setelah Menikam 6 Orang, Polisi Selandia Baru Bunuh Teroris ISIS

- Advertisement -

Selandia Baru, Kampartrapost.comPolisi Selandia Baru pada Jumat (3/9/2021) membunuh seorang teroris yang telah menikam 6 orang di Supermarket Auckland.

Penyerang ialah seorang warga Sri Lanka yang menetap di Selandia Baru. Menurut Perdana Menteri Ardern, penyerang adalah salah satu dari anggota kelompok militan Negara Islam (ISIS).

“Dia jelas seorang pendukung ideologi ISIS,” kata Ardern.

- Advertisement -

Penyerang telah menarik perhatian dan dicurigai selama lima tahun belakangan ini. Dan polisi Selandia Baru berhasil menembak mati dalam 60 detik setelah ia melakukan penyerngan di salah satu supermarket di Auckland.

Melansir Reuters, seorang sanksi mengatakan kepada New Zealand Harald bahwa penyerang saat menikam orang-orang meneriakkan takbir dengan keras.

Baca juga: Ribuan Warga Bangkok Turun Ke Jalan Tuntut Pengunduran PM Prayuth
- Advertisement -

Polisi yang awalnya mengikuti pria tersebut mengira dia pergi ke supermarket untuk berbelanja. Akan tetapi ia malah menikam orang-orang seperti orang gila.

Serangan itu terjadi sekitar pukul 14:40 di supermarket Countdown di Auckland Selandia Baru.

- Advertisement -

Komisaris Polisi Andrew Coster mengatakan tim pengawasan polisi dan kelompok spesialis taktik telah mengikuti pria itu dari rumahnya ke supermarket.

Coster mengatakan bahwa ketika keributan berlangsung, dua polisi khusus langsung bertindak cepat. Dia mengatakan jika penyerang langsung menyodongkan pisaunya ke arah petugas. Hal itu membuat petugas menembak dan membunuhnya di lokasi kejadian.

Baca juga: Korea Selatan Kembangkan Rudal Balistik Kalahkan Senjata Nuklir Taktis

Ia juga menggatakan jika petugas kepolisian sudah bertindak secara cepat. Namun, ia mengatakan jika penyerang sangat sadar jika ia sedang dalam pengawasan dan para petugas memutuskan untuk berada agak jauh dalam melakukan pengamatannya.

Ardern mengatakan jika serangan tersebut kejam dan tidak masuk akal. Ia sangat menyayangkan ini terjadi di Selandia Baru.

“Itu dilakukan oleh satu orang. Bukan agama, bukan budaya, bukan etnis. Tetapi seorang individu yang berada dalam ideologi yang tidak ada di sini oleh siapa pun atau komunitas mana pun.” kata Ardern.

Dalam penyerangan tersebut, tiga pembeli dilarikan ke rumah sakit Auckland dalam kondisi kritis. Sedangkan satu orang lainnya dalam kondisi luka-luka. Sementara dua lainnya hanya cedera biasa.

Baca juga: Qatar dan Turki memberi jalan bagi Taliban untuk unjuk gigi di panggung dunia
- Advertisement -

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkait