Soal Melonjaknya Omicron, Save Our Soccer: Prokes ketat atau stop liga 1?

Kampartrapost.com – Save Our Soccer Indonesia tuntut PT Liga Indonesia Baru (LIB) lakukan prokes ketat atau hentikan liga 1 Indonesia.

Tuntutan tersebut tak lepas dari meningktkannya Covid-19 jenis Omicron baru-baru ini di Indonesia. Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 per Sabtu 30 Januari 2022 terjadi 11.558 kasus.

Untuk itu Akmal Marhali selaku Kordinator Save Our Soccer mengatakan PT LIB harus menerapkan prokes ketat atau hentikan Liga 1 Indonesia.

“Pilihannya hanya dua. Tegas prokes atau stop sementara kompetisi sampai penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan,” kata Akmal.

Baca juga: Respon Argumen Haruna, Pakar: Shin Tae-Yong Mirip Penyanyi K-Pop Jeun Jung Kok

PT Liga Indonesia Baru selaku operator liga masih lalai dalam menjalankan prokes di Liga 1 Indonesia.

Pasalnya, para pemain bebas jalan-jalan ke tempat umum dan bebas makan di warung atau restaurant bersama rekannya.

“Sejak seri 2 sistem bubble to bubble kendur ditegakkan, para pemain bebas keluar hotel dan makan di warung atau restaurant bersama kolega. Banyak orang hilir mudik masuk ke hotel, ini sungguh disayangkan,” ungkap Akmal.

Presiden Joko Widodo dan Wapres K.H. Maruf Amin juga sudah berulang kali memberi peringatan agar waspada terhadap potensi melonjaknya penyebaran Omicron.

Baca juga: Ini Penyebab Haruna Soemitro Dibully Netizen Habis-habisan

Maka, PSSI dan LIB harus kembali menerapkan regulasi dan pengetatan prokes, serta melangsungkan kembali sistem bubble (gelemhung) dengan benar.

Para pemain, ofisial, dan manajamen tidak boleh lagi bebas keluyuran dari pantai ke pantai, kafe ke kafe, atau berkumpul di luar bubble-nya.

Save Our Sooccer juga menegaskan agar segera melakukan Vaksin Booster dan harus disiplin demi menjaga kesehatan dan keselamatan bersama. (fw)

Berita Direkomendasikan

Berita Terpopuler