Tak Perlu Takut Lagi, Belanda Kini Kembangkan Teknologi Suntik Tanpa Jarum

Belanda, Kampartrapost.com – Ilmuan asal belanda, David Fernandez Rivas mengembangkan teknologi suntik tanpa jarum. Jarum virtual ini memudahkan tenaga medis dalam menangani pasien terutama bagi mereka yang phobia jarum suntik.

Teknologi jarum virtual ini digadang-gadang tidak akan meninggalkan rasa sakit bagi para pasien. Para peneliti mengatakan alat ini sebagai Bubble Gun.

Melansir Reuters, terobosan terbaru ini akan mempermudah proses penyuntikan serta mengurangi risiko terjadinya kontaminasi pada alat medis. Bubble Gun yang memanfaatkan teknologi sinar laser ini, menginjeksikan cairan ke dalam lapisan kulit tanpa meninggalkan rasa sakit.

Baca juga: Bikin Melongo! Putri Bill Gates Nikah Secara Islam dengan Biaya Fantastis

“Tabung berisi cairan injeksi laser akan laser panaskan tak sampai sedetik. Kemudian ia akan mengeluarkan busa. Nantinya busa ini akan mendorong cairan masuk ke dalam kulit dengan kecepatan 100 km/jam,” jelas David Fernandez Rivas, dosen Twente University.

Tak Perlu Takut Suntik Lagi, Belanda Kini Kembangkan Suntik Tanpa Jarum
Uji coba Bubble Gun. (Foto: timesindonesia)

Rivas ialah salah satu penemu ide penelitian Bubble Gun ini sekaligus anggota dari penelitian Massachusetts Institute of Technology.

“Suntik menggunakan Bubble Gun ini lebih cepat dari gigitan nyamut,” tutur Rives.

Ia menambahkan jika penelitian Bubble Gun ini masih dalam proses penelitian lebih lanjut. Beberapa perusahaan start-up bahkan sudah memberikan dana dan bekerja sama dengan industri farmasi Belanda. Mereka akan mulai melakukan pengecekan kualitas dari Bubble Gun ini.

Baca juga: Diusir dari Twitter dan Facebook, Donal Trump Bikin Medsos ‘TRUTH’ Social

Massachusetts Institute of Technology juga telah mendapatkan dana dalam Bubble Gun sekitar 20 Miliar dari Uni Eropa. Dengan dana tersebut mereka juga telah berhasil melakukan pengujian kemampuan Bubble Gun dengan menyuntikkannya ke dalam kulit.

“Dalam pengujian tersebut, Bubble Gun menembus jaringan kulit tanpa menimbulkan luka. Kami tidak menemukan luka maupun lubang bekas suntikan,” tukas Rives.

Sementara itu, dengan adanya teknologi baru ini merupakan kabar gembira bagi mereka yang phobia jarum suntik. Namun, untuk bisa merasakan bagaimana sensasi suntik tanpa jarum ini kamu harus bersabar. Karena penelitian ini akan melakukan peninjauan kembali hingga merampungkan penelitian Bubble Gun hingga 2 atau 3 tahun mendatang.

Baca juga: Kisah perempuan India yang menjadi janda karena Covid

Berita Direkomendasikan

Berita Terpopuler