Usai Jadi Pemenang Pahlawan Lansia Siap Kabupaten Kampar, Yuniarti: Dampak vaksin saya tidak ragu, justru pertahanan tubuh lebih aman.

Kampartrapost.com – Yuniarti, lansia asal Kabupaten Kampar akhirnya terpilih menjadi pemenang ‘Pahlawan Lansia Siap’ setelah melewati banyak fase sejak April 2022 kemarin.

Ia menceritakan penyebab berani untuk ikut vaksin, setelah sebelumnya Yuniarti mengaku khawatir karena beranggapan vaksin tak bagus untuk para lansia.

“Pertamanya saya takut di vaksin, karena banyak mendengar hoaks terkait vaksin. Jadi ketika itu ada acara pemda, karena penasaran saya coba masuk ke dalam.”

“Ketika saya mendapat cerita dari orang yang didalam itu mengatakan bahwa vaksin untuk lansia adalah sehat. Jadi jika merasa khawatir bisa langsung bertanya ke puskesmas.”

BACA JUGA: Jaga Kelestarian Sejarah, Menko Marves Luhut Naikkan Harga Tiket Masuk Candi Borobudur

“Setelah acara itu saya langsung ke puskesmas dan langsung bertanya ke dokter bagaimana dengan kondisi saya, dulu saya pernah darah tinggi, asam murat. Setelah itu saya langsung di vaksin, vaksin pertama dan vaksin kedua.” Terang Yuniarti di live streaming dengan akun Instagram Kampartrapost, Selasa (7/6/2022).

Usai vaksin, ia mengaku hanya merasa capek-capek sementara. Di sisi lain, setelah vaksinasi ia merasa lebih percaya diri untuk bepergian.

“Setelah vaksin saya merasa agak capek-capek. Hingga sekarang saya cuma merasakan rasa sakit ketika di suntik saja. Dampaknya saya tidak merasa ragu menghadapi covid-19 karena pertahanan tubuh kita sudah aman karena sudah di vaksin,” tambah Yuniarti.

Tanggapan Dinas Kesehatan 

Sementara itu, Poppy selaku Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kabupaten Kampar menjelaskan bahwa puskesmas di Kabupaten Kampar mendukung program lansia.

Sekaligus ia menjelaskan bahwa lansia yang rentan dengan penyakit bukan berarti tak bisa ikut vaksinasi.

“Dinkes sangat mendukung program lansia, program puskesmas sayang lansia. Jadi kegiatan lansia digerakkkan di seluruh puskesmas kita dengan memperhatikan pergerakan lansia di Kabupaten Kampar,” kata Poppy

BACA JUGA: Singgung Pengunduran Diri CPNS, Menpan RB: Kalau Mau Gaji Lebih, Bisnis Aja!

“Lansia merupakan usia yang paling beresiko terkena covid atau penyakit lainnya. Maka dengan menggunakan vaksin lansia memiliki komorbid atau tidak, lansia tetap rentan terpapar Covid-19. Dengan menggunakan vaksin, walaupun terkena Covid-19 maka tidak terlalu parah seperti yang belum vaksinasi.”

Bagi lansia yang komorbid tetap bisa vaksinasi, tergantung dari penyakit yang ia idap.

“Bagi lansia yang komorbid kita akan memberikan vaksin jika komorbid lansia itu terkontrol, misal dengan penyakit gula darah yang tetap dikontrol dan rutin minum obat, itu tetap kita berikan vaksinasi.”

“Kecuali untuk komorbid yang memang dalam keadaan gejala, itu memang tidak kita berikan vaksinasinya,” tutup Poppy.

Berita Direkomendasikan

Berita Terpopuler