Global Statistics

All countries
650,116,474
Confirmed
Updated on 5 December 2022 1:31 PM
All countries
608,178,090
Recovered
Updated on 5 December 2022 1:31 PM
All countries
6,646,979
Deaths
Updated on 5 December 2022 1:31 PM
Senin, Desember 5, 2022

Warga Kampar Terkonfirmasi Covid-19 Varian Delta

- Advertisement -
Kampar, Kampartapost.com- Warga kabupaten Kampar terkonfirmasi telah terinfeksi covid-19 Varian Delta, Kamis (12/08/2021). Gubernur Riau menghimbau kepada seluruh masyarakat provinsi Riau terkait varian terbaru covid 19 yaitu Delta yang sudah terdeteksi di provinsi Riau.

Tersebarnya COVID-19 varian Delta merupakan masalah kesehatan serius dan turut berperan dalam terjadinya lonjakan kasus positif COVID-19 di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia terutama di provinsi Riau.

Baca Juga: Kapolres Kampar Lantik Kapolsek Termuda di Riau

Virus SARS-Cov-2 atau virus Corona penyebab COVID-19 varian Delta diketahui lebih mudah dan cepat menular daripada varian virus Corona lainnya.

Varian yang dikonfirmasi sudah masuk ke Riau sejak Mei 2021 ini Terhitung hingga saat ini, Covid-19 varian Delta ini sudah menginfkesi 6 orang masyarakat Riau, yang tersebar di 3 (tiga) kabupaten/kota. Covid-19 varian delta telah merenggut 2 nyawa warga Riau positif Covid-19, sedangkan 4 lainnya yang terpapar, dinyatakan sembuh.

- Advertisement -

“Saya bukan menakut-nakuti, sebanyak 6 warga Riau di Kabupaten Bengkalis, Siak, Kampar dan Kota Pekanbaru sudah terpapar varian Delta. Dua di antaranya meninggal,” ungkap Gubernur Syamsuar.

Sebagai solusi, Pemerintah Provinsi Riau berencana membeli alat yang mampu memeriksa varian baru yang pesan dari luar negeri.
“Saat ini kondisinya sudah inden, kalau nunggu sebulan gak apa-apalah,” kata Syamsuar.

Baca Juga: Bocah Sakiya Hilang Misterius, Keluarga Buat Sayembara Hadiah Rp 20 Juta
- Advertisement -

Lanjutnya, untuk mengurangi mobilitas masyarakat maka Sementara pintu masuk melalui transportasi udara dari dua provinsi perbatasan yakni Sumatera Barat dan Sumatera Utara itu tidak ada.

“Makanya kami sudah buat kesimpulan untuk melakukan penyekatan-penyekatan kembali di daerah perbatasan provinsi, antara dengan Sumbar, Sumut, dan juga dengan Jambi,” terangnya.

- Advertisement -

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkait