Press "Enter" to skip to content

Dika Pacu Jalur Asal Riau Hebohkan Mandalika, Marquez Hadiahi Sepatu

Kampartrapost_Rayyan Arkhan Dika asal riau kembali menarik perhatian dunia setelah aksinya sebagai pembuka Sprint Race MotoGP Mandalika 2025 memikat banyak penonton.

Bocah asal Riau itu tampil penuh semangat di lintasan dan menari khas pacu jalur dengan gaya energik sebelum balapan berlangsung.

Senyumnya yang polos dan gerakannya yang lincah membuat ribuan penonton di Sirkuit Mandalika memberi tepuk tangan panjang.

Pihak penyelenggara MotoGP pun menyoroti aksi Dika pacu jalur dan mengunggahnya ke akun resmi media sosial MotoGP.

Tak butuh waktu lama, video Rayyan langsung viral, disaksikan jutaan kali di platform X dan Instagram.

Rayyan, anak joki pacu jalur, berhasil membawa budaya lokal Indonesia tampil di panggung dunia.

Follow Instagram Kampartrapost_

Penampilannya sebelum balapan menjadi momen spesial yang menambah warna ajang bergengsi tersebut.

Tak hanya tampil, Rayyan juga mendapat undangan resmi untuk bertemu langsung dengan Marc Marquez di paddock Ducati.

Momen itu menjadi impian yang terwujud bagi bocah yang sebelumnya hanya populer melalui video pacu jalur di kampung halamannya.

Marc Marquez pun menyambut Dika dengan ramah, memeluknya dan mengajaknya berbincang ringan di balik garasi Ducati.

Marquez Hadiahi Sepatu Bertanda Tangan

Dalam pertemuan hangat itu, Marquez memberikan hadiah istimewa berupa sepatu balap bertanda tangan pribadi.

Rayyan terlihat sumringah sambil menggenggam erat sepatu tersebut, seolah menyimpan mimpi baru di dadanya.

“Senang banget bisa ketemu langsung Marquez, apalagi dikasih sepatu bertanda tangan. Saya mau simpan, nggak dijual,” ujarnya.

Momen tersebut menjadi bukti bahwa kisah sederhana bisa membawa seseorang bertemu idolanya di panggung dunia.

Ayah Rayyan, Jupriono, mengaku tak menyangka anaknya bisa seviral itu dan mendapat kesempatan luar biasa.

“Alhamdulillah, rezeki anak saya. Saya bersyukur bisa dapat undangan langsung dari MotoGP,” ucapnya.

Rayyan bersama orang tuanya akan tinggal di Lombok hingga Senin untuk menonton balapan utama MotoGP Mandalika.

Keluarga kecil itu mengaku akan menyaksikan langsung perjuangan para pembalap dunia dari tribun utama sirkuit.

Sementara itu, balapan Sprint Race Mandalika sendiri berlangsung dramatis dengan Marco Bezzecchi tampil sebagai juara.

Bezzecchi menyalip Fermin Aldeguer di tikungan terakhir, mengakhiri duel sengit yang membuat penonton menahan napas.

Rayyan yang menonton dari sisi lintasan tampak bersorak gembira, menikmati momen langka yang mungkin tak akan ia lupakan seumur hidup.

Kisah Dika pacu jalur ini kini menjadi inspirasi tentang bagaimana budaya lokal bisa melangkah hingga ke lintasan dunia.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *