Kampartrapost- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) melaksanakan sosialisasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA).
Kegiatan berlangsung di halaman depan posko KKN Nagari Tebing Tinggi pada pagi hari. Sekitar 15 orang ibu-ibu warga dan kader setempat mengikuti kegiatan tersebut.
Mahasiswa membuka kegiatan dengan pemaparan mengenai pengertian dan manfaat TOGA.
Mereka menjelaskan tanaman obat keluarga telah lama tumbuh di pekarangan warga, namun masyarakat belum memanfaatkannya secara optimal sehari-hari hingga kini.
Wali Nagari Tebing Tinggi, Seprianedi, S.Kom., menyampaikan dukungan terhadap kegiatan mahasiswa KKN. Penyuluh Pertanian Lapangan turut mendampingi kegiatan tersebut.
Dalam sesi materi, mahasiswa KKN memperkenalkan satu hingga dua jenis tanaman obat sebagai contoh awal.
Sejumlah warga mengaku baru mengetahui manfaat dari beberapa jenis tanaman obat yang sebelumnya belum mereka kenal.
Salah seorang warga, Ibu Idai, membagikan pengetahuan tentang tanaman obat tradisional Minangkabau yang dikenal dengan istilah ureh nan ampek, yaitu sidingin, sitawa, cikarau, dan cikumpai.
Ia menyampaikan bahwa masyarakat Minangkabau dahulu sering memanfaatkan tanaman tersebut sebagai obat tradisional, namun generasi muda kini mulai melupakannya.
Setelah sosialisasi, ibu-ibu warga, kader, dan mahasiswa KKN menanam TOGA secara bersama-sama.
Mereka menanam tanaman obat dengan cara sederhana agar warga dapat menirunya di rumah masing-masing.
Warga memanfaatkan tanaman yang berasal dari pekarangan sekitar dan mengumpulkan sebagian tanaman obat pada satu lahan yang telah disiapkan agar masyarakat dapat menggunakannya bersama.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap masyarakat kembali memanfaatkan tanaman obat keluarga dalam kehidupan sehari-hari sekaligus melestarikan pengetahuan pengobatan tradisional turun-temurun.
Penulis : Mahasiswa KKN Universitas Andalas
Lokasi : Nagari Tebing Tinggi, Kecamatan Pulau Punjung, Dharmasyara










Be First to Comment