Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!

Mata Kampar untuk Dunia

Mata Kampar untuk Dunia

  • Kampar
  • Daerah
  • Internasional
  • Diaspora Kampar
  • Nasional
    • Pendidikan
    • Entertainment
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Olahraga
    • Bola
  • Opini
  • Politik
  • Riau
  • Sumbar
  • Kampar
  • Daerah
  • Internasional
  • Diaspora Kampar
  • Nasional
    • Pendidikan
    • Entertainment
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Olahraga
    • Bola
  • Opini
  • Politik
  • Riau
  • Sumbar
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe

Mata Kampar untuk Dunia

Mata Kampar untuk Dunia

  • Kampar
  • Daerah
  • Internasional
  • Diaspora Kampar
  • Nasional
    • Pendidikan
    • Entertainment
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Olahraga
    • Bola
  • Opini
  • Politik
  • Riau
  • Sumbar
  • Kampar
  • Daerah
  • Internasional
  • Diaspora Kampar
  • Nasional
    • Pendidikan
    • Entertainment
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Olahraga
    • Bola
  • Opini
  • Politik
  • Riau
  • Sumbar
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Opini/Ketika Demokrasi Diuji: Antara Aspirasi Demonstrasi atau Hanya Panggung Atraksi?
Ketika Demokrasi Diuji: Antara Aspirasi Demonstrasi atau Hanya Panggung Atraksi?
Opini

Ketika Demokrasi Diuji: Antara Aspirasi Demonstrasi atau Hanya Panggung Atraksi?

By Rian Hadi Putra
03/09/2025 2 Min Read
0

Kampartrapost- Demonstrasi kembali mewarnai ruang publik hari ini. Ratusan, ribuan bahkan jutaan massa turun ke jalan dengan membawa spanduk, poster, dan orasi lantang.

Untuk menyuarakan tuntutan terhadap kebijakan pemerintah yang hanya memikirkan kepentingan politik tanpa mempertimbangkan esensi pada masyarakat.

Contohnya seperti aksi demonstrasi yang ricuh dan berujung pembakaran gedung dprd kota makassar, sulawesi selatan pada jum’at malam 29 agustus 2025.

Namun, di balik gegap gempita aksi masyarakat indonesia hari ini, muncul pertanyaan kritis.

Baca Juga : Tragedi Ojol Terlindas Hingga Tewas, Polri WARAS?

Apakah demokrasi hari ini benar-benar tertunaikan dengan baik sebagai wadah penyampaian aspirasi demonstrasi, atau malah berubah menjadi ajang unjuk atraksi?

Sejumlah pengamat menilai bahwa esensi demonstrasi sebagai ruang demokratis sering kali bergeser.

Tidak sedikit aksi massa yang justru lebih menonjolkan sisi teatrikal dengan kostum, panggung orasi berlebihan, bahkan aksi-aksi simbolis yang terkadang mengaburkan substansi tuntutan.

Adanya provokator merusak esensi demonstrasi

Dugaan adanya provokator yang menyusup di tengah barisan massa juga memperkeruh situasi. Aksi-aksi mereka kerap memancing keributan, menyalakan isu-isu yang tidak relevan, bahkan memprovokasi benturan dengan aparat.

“Kehadiran provokator ini sangat merugikan, karena dapat mencoreng niat tulus para demonstran, ujar Dhebby.

“Yang sebenarnya ingin menyampaikan aspirasi secara damai malah jadi ajang unjuk atraksi,” sambungya.

Peserta aksi memandang kreativitas dan keberanian dalam demonstrasi sebagai strategi untuk membuat suara mereka lebih mudah mendengar serta menarik perhatian publik maupun media.

“Kalau hanya orasi biasa, masyarakat sering diabaikan. Dengan adanya sedikit menekan dengan atraksi massa, diharapkan pesan kita lebih kuat sampai dan lebih di dengar.

“Tapi mahasiswa maupun elemen masyarakat harus tetap fokus pada tujuan awal aksi,” ucapnya.

“Jangan sampai karna adanya provokator malah mengubah panggung demokratis menjadi aksi yang anarkis, yang hanya akan mengaburkan substansi dari tuntutan” ujar dhebby pradhitya.

Follow Instagram Kampartrapost

Kini, publik merefleksikan apakah demonstrasi masih berfungsi sebagai instrumen demokrasi yang sehat.

Atau perlahan beralih menjadi panggung atraksi—bahkan terjebak dalam bayang-bayang provokasi yang justru melemahkan esensi perjuangan?

Penulis : Dhebby Pradhitya

Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Imam Bonjol Padang

Tags:

AksiRakyatdemoDemokrasiDPRIndonesiaMassaPesidentRakyatTanah Air
Author

Rian Hadi Putra

Follow Me
Other Articles
Sidang Etik Brimob Kasus Pelindasan Ojol Mulai Diproses dari Komandan
Previous

Sidang Etik Brimob Kasus Pelindasan Ojol Mulai Diproses dari Komandan

Gaji Anggota DPR Dihentikan Bila Nonaktif?
Next

Gaji Anggota DPR Dihentikan Bila Nonaktif?

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
    • X
    • Instagram
    • Facebook
    • YouTube
    Work Experience

    Velora Labs

    Frontend Developer

    2021-present

    Luxora Digital

    Web Developer

    2019-2021

    Averion Studio

    Support Specialist

    2017-2019

    Available for Hire
    Get In Touch

    Recent Posts

    • Semangka Terakhir Frida : Tentang Hidup Yang Semantara
      oleh Siti Ulami
      11/03/2026
    • PLN Dukung Penuh Upaya Pemerintah Dalam Mengatasi Perubahan Iklim
      PLN Dukung Penuh Upaya Pemerintah Dalam Mengatasi Perubahan Iklim
      oleh Fadhlil Wafi
      17/09/2024
    • BPJN Berikan Solusi Lalin Sumbar-Riau
      BPJN Berikan Solusi Lalin Sumbar-Riau
      oleh M. Afif Wafri
      17/09/2024
    • Mesin Pompa dan Saluran Baru Surutkan Banjir di Lapangan Tembak PON XXI Aceh-Sumut.
      Mesin Pompa dan Saluran Baru Surutkan Banjir di Lapangan Tembak PON XXI Aceh-Sumut 2024
      oleh Yuwanda Efriantii
      17/09/2024

    Search...

    Technologies

    Figma

    Collaborate and design interfaces in real-time.

    Notion

    Organize, track, and collaborate on projects easily.

    DaVinci Resolve 20

    Professional video and graphic editing tool.

    Illustrator

    Create precise vector graphics and illustrations.

    Photoshop

    Professional image and graphic editing tool.

    Mata Kampar untuk Dunia

    • X
    • Instagram
    • LinkedIn

    Latest Posts

    • Yonbekpal 1 Sajikan Makanan Gratis dalam Rangka Expo HUT ke-79
      Kampartra Post- Batalyon Perbekalan dan Peralatan 1 Marinir (Yonbekpal 1 Mar)… Baca Selengkapnya: Yonbekpal 1 Sajikan Makanan Gratis dalam Rangka Expo HUT ke-79
    • Wolfsburg Pecahkan Kebuntuan, Singkirkan Dortmund di DFB Pokal dengan Drama Menegangkan!
      Kampartrapost_Wolfsburg berhasil mengalahkan Borussia Dortmund dalam laga DFB Pokal di… Baca Selengkapnya: Wolfsburg Pecahkan Kebuntuan, Singkirkan Dortmund di DFB Pokal dengan Drama Menegangkan!
    • WNI Ditahan Polisi Jepang Karena Lakukan Pelecehan Seksual
      Kampartrapost – Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) ditahan pihak kepolisian Jepang… Baca Selengkapnya: WNI Ditahan Polisi Jepang Karena Lakukan Pelecehan Seksual
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Info Iklan
    • Pedoman Media Siber
    • Stories
    • Kontak

    Kontak

    WhatsApp

    +62 881-0244-26575 (Ayuu)

    Email

    marketing@kampartrapost.com

    Lokasi

    Bangkinang Kota, Riau, Indonesia

    Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme