Kampartra Post- Presiden Prabowo Subianto menerima perwakilan Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (11/9/2025).
Prabowo Subianto berjanji menindaklanjuti tuntutan yang mengemuka pascademonstrasi.
Pertemuan tiga jam itu menempatkan fokus pada penahanan aktivis sejak aksi 25 Agustus, reformasi institusi kepolisian, pemberantasan korupsi, serta hilirisasi sumber daya alam.
Para tokoh bangsa yang hadir, termasuk Sinta Nuriyah, Quraish Shihab, Lukman Hakim, dan Frans Magnis Suseno, meminta Presiden mengambil langkah konkret.
Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko menyampaikan bahwa Presiden menerima aspirasi dan akan menindaklanjuti secara serius.
Para tokoh meminta Presiden membentuk tim investigasi independen dan tim reformasi kepolisian agar proses berjalan transparan dan terukur.
Lukman Hakim menegaskan bahwa penahanan pelajar dan mahasiswa berpotensi mengganggu proses pendidikan mereka sehingga pemerintah harus segera mencari solusi yang proporsional.
Follow Instagram Kampartra Post
Prabowo menguraikan fakta lapangan terkait provokasi pascademo dan menegaskan komitmen pemerintah terhadap pemberantasan korupsi.
Budiman menyatakan pandangan GNB sejalan dengan agenda kerja Presiden, khususnya soal tata kelola sumber daya alam.
Pertemuan ini menandai transisi dari unjuk rasa ke dialog kebijakan.
Kini pemerintahan memikul tanggung jawab untuk mengubah tuntutan publik menjadi kebijakan konkret.
Publik akan menilai langkah-langkah berikutnya berdasarkan kecepatan, keterbukaan, dan hasil yang terlihat di lapangan.
Pemerintah harus segera memaparkan langkah, menetapkan waktu penyelesaian, dan melibatkan masyarakat serta lembaga independen agar kepercayaan publik pulih dan konflik mereda dengan bukti nyata serta mekanisme pemantauan publik. Serta langkah penegakan hukum yang tegas segera.






Be First to Comment