
Halal Bihalal Jadi Ruang Aspirasi, Muhar Riza Optimis Bangun Simpang Kanan
Kampartra Post- Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Rokan Hilir, menggelar kegiatan halal bihalal bersama masyarakat di wilayah Simpang Kanan pada 25 Maret 2026
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat tali silaturrahmi pasca-Lebaran, tetapi juga sebagai ruang dialog terbuka antara masyarakat dan wakil rakyat.
Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan daerah, mulai dari infrastruktur, ekonomi, hingga pelayanan publik.
Sejumlah warga yang hadir menyampaikan harapan besar terhadap perubahan di Simpang Kanan.
“Kami mengharapkan adanya perubahan nyata, terutama dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap salah satu perwakilan warga.
Kegiatan ini juga turut dihadiri unsur UPIKA Kecamatan Simpang Kanan, di antaranya Bapak Camat Simpang Kanan, Bapak Sekretaris Camat.
Tak hanya itu, Bapak Lurah Simpang Kanan, Ibu Koordinator Wilayah Pendidikan, serta Ibu Kepala Puskesmas juga turut menghadiri.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah.
Follow Instagram Kampartra Post
Menanggapi hal tersebut, Muhar Riza menyampaikan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk mendengar langsung kebutuhan rakyat di lapangan.
“Halal bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga menjadi momen penting untuk menyerap aspirasi masyarakat. Apa yang disampaikan hari ini akan menjadi perhatian serius bagi kami,” ujarnya.
Lebih lanjut, Muhar Riza juga menyatakan optimismenya dalam membangun Simpang Kanan ke arah yang lebih baik. Namun, ia menekankan bahwa upaya tersebut tidak dapat berjalan sendiri.
“Saya optimis Simpang Kanan bisa berkembang lebih maju. Tentu ini membutuhkan dukungan dan sinergi dari pemerintah Kecamatan Simpang Kanan serta seluruh masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendekatan humanis dan dialogis antara pemimpin dan masyarakat masih menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik, sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah yang lebih merata dan berkelanjutan.
Laporan: Arif Al-Hafiz