Kampartrapost_Portugal gagal meraih kemenangan pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026.
Tim asuhan Roberto Martinez bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo di Houston, Kamis (18/6).
Portugal membuka keunggulan melalui sundulan Joao Neves memanfaatkan umpan silang akurat dari sisi sayap.
Gol cepat itu membuat Portugal mendominasi penguasaan bola dan menekan pertahanan Kongo.
Kongo bangkit menjelang turun minum melalui tandukan Yoane Wissa setelah menerima umpan Arthur Masuaku.
Skor imbang bertahan hingga akhir laga meski Portugal terus menguasai jalannya pertandingan.
Sorotan utama kembali mengarah kepada kapten Portugal, Cristiano Ronaldo.
Ronaldo tampil penuh selama 90 menit, tetapi gagal memberikan kontribusi maksimal.
Penyerang berusia 41 tahun itu melepaskan tiga tembakan tanpa satu pun mengarah ke gawang.
Ronaldo juga gagal menciptakan peluang berbahaya bagi rekan-rekannya sepanjang pertandingan.
Follow Instagram Kampartrapost_
Legenda Prancis Thierry Henry menilai Ronaldo bermain terlalu egois dalam momen penting Portugal.
Henry menyebut Ronaldo menghalangi Bruno Fernandes yang memiliki ruang lebih baik untuk mencetak gol.
“Tim membutuhkan gol, bukan Anda,” kata Henry saat mengulas pertandingan.
Zlatan Ibrahimovic mendukung kritik tersebut dan menilai Ronaldo mengambil keputusan yang keliru.
Performa Ronaldo memunculkan kembali perdebatan mengenai perannya dalam skuad Portugal.
Sejumlah pengamat menilai Portugal terlalu bergantung kepada Ronaldo dan kehilangan fleksibilitas serangan.
Pengamat sepak bola Indonesia, Coach Justin, menilai Portugal akan bermain lebih baik tanpa Ronaldo.
Statistik menunjukkan Ronaldo belum mencetak gol untuk Portugal sejak Oktober tahun lalu.
Roberto Martinez tetap mempertahankan Ronaldo sebagai penyerang utama meski kritik terus bermunculan.
Hasil imbang melawan Kongo memperkuat anggapan bahwa Portugal membutuhkan perubahan taktis.
Portugal kini menghadapi tekanan besar menjelang pertandingan melawan Uzbekistan.
Laga berikutnya dapat menentukan peluang Portugal sekaligus masa depan Ronaldo di Piala Dunia 2026.
Masa Sulit Ronaldo di Panggung Dunia
Piala Dunia 2026 menjadi turnamen keenam sekaligus panggung terakhir Ronaldo bersama Portugal.
Ronaldo pernah menjadi sosok kunci dalam berbagai pencapaian bersejarah Portugal.
Namun, usia dan perubahan peran membuat pengaruhnya di lapangan terus menurun.
Portugal kini menghadapi dilema besar antara menghormati legenda dan kebutuhan meraih prestasi.
Roberto Martinez dituntut mengambil keputusan berani demi memaksimalkan potensi generasi emas Portugal.
Keputusan Portugal terhadap Ronaldo dapat menentukan langkah mereka pada Piala Dunia 2026.
