Jakarta, Kampartrapost – Pemerintah pusat resmi mengirimkan bantuan kepada korban bencana banjir di Sumatera melalui jalur udara.
Hal ini karena seluruh akses darat Aceh-Sumut-Sumbar terputus akibat dari bencana banjir bandang.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan langkah ini harus segera dilakukan.
Sebab, pertolongan pertama menjadi skala prioritas sebagai langkah tanggap darurat.
Baca Juga: Banjir Meluas di Pelalawan, Aktivitas 24 Sekolah Lumpuh
“Kita akan mengirimkan bantuan melalui akses udara dan air,” kata Pratikno.
Di sisi lain, pemerintah sedang merancang mekanisme dan memetakan sasaran penyaluran bantuan.
Namun, bagian ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah.
Baca Juga: Banjir di Riau Picu Lonjakan Penyakit Diskes Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
“Ini tidak mudah, karena kondisinya listrik padam dan saluran telekomunikasi terbatas,” ungkapnya.
Walaupun demikian, Pratikno mengimbau agar masyarakat Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat agar tetap tenang dan mengikuti arahan petugas.
Follow Instagram Kampartrapost
“Presiden juga mengarahkan bahwa pemerintah siap memberikan pertolongan pertama kegawatdaruratan bencana dengan cepat dan masif,” ujarnya.
“Ini urusan kemanusiaan, maka harus cepat,” tambahnya.















