Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!

Mata Kampar untuk Dunia

Mata Kampar untuk Dunia

  • Kampar
  • Daerah
  • Internasional
  • Diaspora Kampar
  • Nasional
    • Pendidikan
    • Entertainment
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Olahraga
    • Bola
  • Opini
  • Politik
  • Riau
  • Sumbar
  • Kampar
  • Daerah
  • Internasional
  • Diaspora Kampar
  • Nasional
    • Pendidikan
    • Entertainment
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Olahraga
    • Bola
  • Opini
  • Politik
  • Riau
  • Sumbar
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe

Mata Kampar untuk Dunia

Mata Kampar untuk Dunia

  • Kampar
  • Daerah
  • Internasional
  • Diaspora Kampar
  • Nasional
    • Pendidikan
    • Entertainment
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Olahraga
    • Bola
  • Opini
  • Politik
  • Riau
  • Sumbar
  • Kampar
  • Daerah
  • Internasional
  • Diaspora Kampar
  • Nasional
    • Pendidikan
    • Entertainment
    • Sejarah
    • Teknologi
  • Olahraga
    • Bola
  • Opini
  • Politik
  • Riau
  • Sumbar
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Opini/Tren Maladministrasi Pelayanan Publik Indonesia Pasca-Digitalisasi Birokrasi
Opini

Tren Maladministrasi Pelayanan Publik Indonesia Pasca-Digitalisasi Birokrasi

By kampartrapost
05/06/2026 2 Min Read
0

Oleh: Yudi Iswanto, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning

Kampartrapost – Digitalisasi birokrasi di Indonesia sebenarnya membawa harapan besar bagi masyarakat. Pemerintah menghadirkan berbagai layanan berbasis digital dengan tujuan mempercepat pelayanan, mempermudah akses masyarakat, sekaligus mengurangi praktik birokrasi yang selama ini dianggap lambat dan berbelit. Mulai dari layanan administrasi kependudukan, perizinan usaha melalui OSS, hingga berbagai aplikasi pelayanan publik daerah, semuanya dirancang untuk menciptakan sistem pemerintahan yang lebih modern dan efisien.

Namun dalam praktiknya, digitalisasi ternyata tidak selalu menyelesaikan persoalan pelayanan publik. Yang terjadi justru menarik: maladministrasi tidak hilang, tetapi berubah bentuk. Jika sebelumnya masyarakat sering menghadapi pegawai yang lambat, pelayanan diskriminatif, atau prosedur yang dipersulit secara langsung, kini persoalan bergeser ke sistem digital yang bermasalah. Masyarakat mulai akrab dengan server error, data yang tidak sinkron, verifikasi yang gagal, hingga layanan online yang sulit diakses ketika dibutuhkan.

Fenomena ini menunjukkan bahwa transformasi digital birokrasi belum sepenuhnya diikuti dengan kesiapan tata kelola administrasi yang matang. Banyak instansi berlomba melakukan digitalisasi, tetapi belum memiliki integrasi data yang baik, sumber daya manusia yang memadai, maupun mekanisme pengawasan yang jelas ketika sistem mengalami gangguan. Akibatnya, masyarakat tetap berada pada posisi yang dirugikan.

Yang lebih problematis, dalam birokrasi digital tanggung jawab sering kali menjadi kabur. Ketika pelayanan konvensional bermasalah, masyarakat masih bisa mengetahui siapa pejabat atau petugas yang bertanggung jawab. Tetapi dalam sistem digital, kesalahan sering dilempar sebagai “gangguan sistem” tanpa penjelasan yang jelas. Warga akhirnya kesulitan mencari kepastian, bahkan sekadar mendapatkan jawaban atas persoalan administrasi yang mereka alami.

Di sisi lain, digitalisasi birokrasi juga memperlihatkan adanya ketimpangan akses pelayanan publik. Tidak semua masyarakat memiliki kemampuan dan fasilitas teknologi yang sama. Kelompok lansia, masyarakat pedesaan, atau warga dengan literasi digital rendah sering kali justru semakin kesulitan mengakses layanan negara. Dalam situasi seperti ini, digitalisasi berpotensi menciptakan eksklusi baru dalam pelayanan publik.

Persoalan tersebut menunjukkan bahwa reformasi birokrasi tidak cukup hanya berfokus pada modernisasi teknologi. Digitalisasi seharusnya tidak dimaknai sekadar memindahkan pelayanan dari meja kantor ke layar aplikasi, tetapi juga memastikan bahwa pelayanan tetap adil, transparan, mudah diakses, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Karena itu, pemerintah perlu melihat digitalisasi birokrasi bukan hanya sebagai proyek teknologi, melainkan sebagai bagian dari reformasi administrasi publik yang lebih luas. Sistem digital memang penting, tetapi prinsip dasar pelayanan publik tetap harus menjadi prioritas utama. Sebab pada akhirnya, ukuran keberhasilan birokrasi bukan terletak pada seberapa banyak aplikasi yang dibuat, melainkan pada sejauh mana negara benar-benar mampu menghadirkan pelayanan yang memudahkan masyarakat.

Jika tidak dikelola secara serius, digitalisasi justru berisiko melahirkan bentuk maladministrasi baru yang lebih kompleks dan lebih sulit diawasi. Maladministrasi di era digital bukan lagi sekadar persoalan perilaku aparatur, tetapi juga persoalan sistem, data, dan tata kelola teknologi pemerintahan itu sendiri.

Tags:

Maladministrasi Negara
Author

kampartrapost

Follow Me
Other Articles
Idealisme Meja Lelang Politik
Previous

Idealisme Meja Lelang Politik

No Comment! Be the first one.

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
    • X
    • Instagram
    • Facebook
    • YouTube
    Work Experience

    Velora Labs

    Frontend Developer

    2021-present

    Luxora Digital

    Web Developer

    2019-2021

    Averion Studio

    Support Specialist

    2017-2019

    Available for Hire
    Get In Touch

    Recent Posts

    • Tren Maladministrasi Pelayanan Publik Indonesia Pasca-Digitalisasi Birokrasi
      oleh kampartrapost
      05/06/2026
    • PLN Dukung Penuh Upaya Pemerintah Dalam Mengatasi Perubahan Iklim
      PLN Dukung Penuh Upaya Pemerintah Dalam Mengatasi Perubahan Iklim
      oleh Fadhlil Wafi
      17/09/2024
    • BPJN Berikan Solusi Lalin Sumbar-Riau
      BPJN Berikan Solusi Lalin Sumbar-Riau
      oleh M. Afif Wafri
      17/09/2024
    • Mesin Pompa dan Saluran Baru Surutkan Banjir di Lapangan Tembak PON XXI Aceh-Sumut.
      Mesin Pompa dan Saluran Baru Surutkan Banjir di Lapangan Tembak PON XXI Aceh-Sumut 2024
      oleh Yuwanda Efriantii
      17/09/2024

    Search...

    Technologies

    Figma

    Collaborate and design interfaces in real-time.

    Notion

    Organize, track, and collaborate on projects easily.

    DaVinci Resolve 20

    Professional video and graphic editing tool.

    Illustrator

    Create precise vector graphics and illustrations.

    Photoshop

    Professional image and graphic editing tool.

    Mata Kampar untuk Dunia

    • X
    • Instagram
    • LinkedIn

    Latest Posts

    • Yonbekpal 1 Sajikan Makanan Gratis dalam Rangka Expo HUT ke-79
      Kampartra Post- Batalyon Perbekalan dan Peralatan 1 Marinir (Yonbekpal 1 Mar)… Baca Selengkapnya: Yonbekpal 1 Sajikan Makanan Gratis dalam Rangka Expo HUT ke-79
    • Wolfsburg Pecahkan Kebuntuan, Singkirkan Dortmund di DFB Pokal dengan Drama Menegangkan!
      Kampartrapost_Wolfsburg berhasil mengalahkan Borussia Dortmund dalam laga DFB Pokal di… Baca Selengkapnya: Wolfsburg Pecahkan Kebuntuan, Singkirkan Dortmund di DFB Pokal dengan Drama Menegangkan!
    • WNI Ditahan Polisi Jepang Karena Lakukan Pelecehan Seksual
      Kampartrapost – Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) ditahan pihak kepolisian Jepang… Baca Selengkapnya: WNI Ditahan Polisi Jepang Karena Lakukan Pelecehan Seksual
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Info Iklan
    • Pedoman Media Siber
    • Stories
    • Kontak

    Kontak

    WhatsApp

    +62 881-0244-26575 (Ayuu)

    Email

    marketing@kampartrapost.com

    Lokasi

    Bangkinang Kota, Riau, Indonesia

    Copyright 2026 — . All rights reserved. Blogsy WordPress Theme